MEMBUDAYAKAN HIDUP SEHAT MELALUI GERAKAN MASYARAKAT HIDUP SEHAT (GERMAS) DI DUSUN MENDANG III, JAMBU DAN JRAKAH KECAMATAN, TANJUNGSARI, GUNUNGKIDUL

Dyah Suryani, Eka Putri Nurdjanah, Yogatama Yogatama, Muhamad Jumadil

Abstract


Kecamatan Tanjungsari merupakan salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta dengan luas wilayah 7.161,1 hektar, 5.229 hektar (73,03%) berupa ladang tadah hujan, 1.351.1 (18,86%) berupa tanah tegal dan perkarangan dan 580,5 hektar (8,11%) berupa tanah lainya. Kecamatan Tanjungsari terdiri dari 5 desa, 71 Padukuhan, 71 RW, dan 300 RT. Jumlah penduduk sebanyak 28.788 jiwa terdiri dari 14.267 jiwa laki-laki dan 14.521 jiwa perempuan dengan jumlah kepala keluarga sebanyak 9.000 KK. Secara geografis Kecamatan Tanjungsari berbeda di ketinggian antara 100-300. Desa Hargosari dan Desa Ngestirejo adalah salah satu desa yang termasuk dalam kecamatan Tanjungsari. Permasalahan yang terjadi di Dusun Mendang III, Jambu Dan Jrakah Kecamatan, Tanjungsari, Gunungkidul ini adalah rendahnya pengetahuan melakukan PHBS (Pola Hidup Bersih dan Sehat) dalam menjaga kesehatan tubuh, sikap yang buruk dalam menyikapi pentingnya melakukan PHBS dalam kehidupan sehari-hari untuk mencegah terjadinya suatu penyakit dan prilaku penerapan PHBS di kehidupan sehari-hari. Sehingga untuk meningkatkanya KKN tahun ini mempunyai topik kegiatan tentang meningkatkan kualitas sumber daya manusia menuju Pembudayaan  Hidup Sehat Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) Di Dusun Mendang III, Jambu Dan Jrakah Kecamatan, Tanjungsari, Gunungkidul agar menjadi masyarakat yang sehat dan sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dengan menerapkan PHBS. Metode pelaksanaan program KKN tahun 2018 inimeliputi : pendidikan masyarakat, difusi teknologi dan Program. Dampak yang didapat dari hasil kegiatan ini adalah 1). Bertambahnya pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan melalui gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), 2). Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan PHBS, 3). Masyarakat dapat menerapkan langsung PHBS dalam kehidupan sehari-hari.


Keywords


Membudayakan, Gerakan, masyarakat, sehat

Full Text:

PDF

References


Dinkes Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 2013. Profil Kesehatan Provinsi DIY Tahun 2012. Yogyakarta: Dinkes Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2016, Germas Wujudkan Indonesia Sehat, Artikel, Jakarta, Di akses pada 01 maret 2018 :www.depkes.go.id.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2017, Penguatan Kesehatan Lingkungan Dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat, Jakarta

Kurnia,A., 2014. Hubungan Pengetahuan dan Sikap Dengan Perilaku Hidup Bersih Sehat di Kelurahan Setiajaya Kecamatan Cibeureum Kota Tasikmalaya Tahun 2013. Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada, Vol. 11, No.1, Hal: 31-36

Notoatmodjo.,S. 2011. Prinsip-prinsip Dasar dan Ilmu Kesehatan Masyarakat. Jakarta :Rineka Cipta. Hal: 138- 140.

Nurlaily, T, Y.,2010, Hubungan Pengetahuan Dengan Sikap Remaja Putra Tentang Bahaya Rokok Bagi Kesehatan di SMP Muhammahdiyah Pamekasan.

Trisnowato, Heni dkk., 2017, Hubungan Pengetahuan dan Sikap Terhadap PHBS di Rumah Tangga Dengan Perilaku Merokok dalam Rumah Kepala Rumah Tangga di Dusun Karangnongko Yogyakarta,Jurnal Medika Respati, Vol. 12, No. 4 , Yogyakarta, Hal: 1-11




DOI: https://doi.org/10.12928/jp.v2i1.486

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Universitas Ahmad Dahlan

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.


Jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat
LPPM Universitas Ahmad Dahlan
Jl. Gondosuli no 1, Semaki, Yogyakarta
Telp. (0274) 563515; Fax. (0274) 564604
Email: jurnal.pemberdayaan@uad.ac.id


p-ISSN: 2580-2569 | e-ISSN: 2656-0542


This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

View Jurnal Pemberdayaan's Stats