Campur kode dan alih kode sebagai representasi identitas sosial dalam film Gadis Kretek
DOI:
https://doi.org/10.26555/jg.v8i2.16990Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk campur kode dan alih kode serta fungsinya sebagai representasi identitas sosial dalam serial Gadis Kretek. Penelitian terdahulu cenderung mengidentifikasi bentuk campur kode dan alih kode, sedangkan fungsi keduanya dalam merepresentasikan identitas sosial belum banyak dikaji. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teori sosiolinguistik, khususnya teori campur kode dan alih kode serta konsep identitas sosial. Sumber data penelitian berupa tuturan para tokoh dalam serial Gadis Kretek, sedangkan data penelitian berupa tuturan yang mengandung campur kode dan alih kode. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak dan catat, kemudian dianalisis menggunakan model analisis data Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 15 data tuturan, yang terdiri atas 10 data campur kode dan 5 data alih kode. Campur kode meliputi 3 data berbentuk kata, 5 data berbentuk frasa, dan 2 data berbentuk klausa, sedangkan alih kode terdiri atas 5 data alih kode antarkalimat. Penggunaan campur kode dan alih kode berfungsi sebagai penanda sapaan, sindiran, penegasan, peringatan, ungkapan terima kasih, dan pembangun keakraban. Penggunaan variasi bahasa tersebut merepresentasikan identitas sosial melalui latar budaya, kedekatan sosial, status atau relasi sosial, serta relasi pekerjaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Salsabila Arti Adiman, Jimat Susilo , Hesti Muliawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









