Konstruksi mitos senja dalam kumpulan cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma: Kajian semiotika Roland Barthes
DOI:
https://doi.org/10.26555/jg.v8i2.16833Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konstruksi mitos senja dalam kumpulan cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku karya Seno Gumira Ajidarma berdasarkan perspektif semiotika Roland Barthes serta menjelaskan relevansinya terhadap pembelajaran sastra di SMA. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan semiotika Roland Barthes. Data penelitian berupa satuan bahasa yang merepresentasikan simbol senja dalam cerpen Sepotong Senja untuk Pacarku dan Jawaban Alina. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan analisis teks, kemudian dianalisis melalui tahap denotasi, konotasi, mitos, dan lima kode semiotika Barthes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa senja tidak hanya dimaknai sebagai fenomena alam, tetapi juga dikonstruksi sebagai mitos yang merepresentasikan kerinduan, romantisme, obsesi, keterlambatan, kehancuran, dan keterbatasan manusia dalam menguasai keindahan. Mitos senja dibangun melalui relasi simbolik antara cinta, waktu, dan kehilangan yang membentuk kritik terhadap hasrat manusia. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kajian semiotika terhadap cerpen karya Seno Gumira Ajidarma memiliki relevansi sebagai alternatif bahan ajar pembelajaran sastra di SMA karena dapat mendorong kemampuan interpretatif, berpikir kritis, dan apresiasi sastra peserta didik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nur Khopipah Endah Parawangsa, Abdul Rozak , Jimat Susilo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









