Simbolisme lagu “Yang Patah Tumbuh yang Hilang Berganti” media ekspresi pendidikan karakter: Telaah semiotika sastra

Authors

  • Anggun Cindy Armabella Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Mukti Widayati Universitas Veteran Bangun Nusantara
  • Pardyatmoko Pardyatmoko Universitas Veteran Bangun Nusantara

DOI:

https://doi.org/10.26555/jg.v8i2.16117

Abstract

Kajian bertujuan mengungkap ketidaklangsungan ekspresi lirik lagu “Yang Patah Tumbuh yang Hilang Berganti” karya Banda Neira, pandangan semiotika sastra Michael Riffaterre dan menjelaskan keterkaitan makna simbolik lirik lagu dengan pendidikan karakter. Analisis terdahulu mengkaji lirik lagu hanya identifikasi makna estetika tanpa dikaitkan dengan kondisi moral. Permasalahan diawali dengan peristiwa krisis karakter peserta didik yang menuntut adanya media ekspresi pendidikan karakter kontekstual, reflektif, dan afektif. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif pendekatan semiotika sastra. Sumber data berupa teks lirik lagu “Yang Patah Tumbuh yang Hilang Berganti” karya Banda Neira, rilis tahun 2016. Data berbentuk kata, frasa, dan larik yang mengandung tanda ketidaklangsungan ekspresi. Teknik pengumpulan data melewati teknik studi pustaka dan teknik simak catat, yaitu menelaah literatur dan membaca secara cermat teks lirik lagu, mencatat bagian-bagian relevan dengan fokus penelitiaan. Sampel penelitian menggunakan teknik purposive sampling, memilih bagian lirik yang mengandung unsur ketidaklangsungan ekspresi. Validitas data melalui validitas semantik dan triangulasi sumber, menafsirkan makna lirik secara mendalam berdasarkan kebahasaan dan teori yang digunakan. Teknik analisis data melalui pembacaan heuristik memahami makna literal teks, pembacaan hermeneutik menafsirkan makna simbolik serta analisis matriks, model, dan varian untuk menemukan makna. Hasil penelitian menjelaskan lirik lagu mengandung ketidaklangsungan ekspresi ialah penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti yang membentuk makna simbolik tentang ketangguhan manusia menghadapi kehilangan, perubahan, dan dinamika kehidupan. Makna simbolik tersebut berkaitan dengan nilai-nilai karakter ketangguhan, keikhlasan, optimisme, kebijaksaaan, dan kemampuan beradaptasi menghadapi berbagai situasi. Kebaruan penelitian terletak pada pengaitan analisis ketidaklangsungan ekspresi lirik lagu dengan pendidikan karakter perspektif semiotika sastra Riffaterre dengan demikian lagu dapat dimanfaatkan sebagai media ekspresi untuk menanamkan nilai-nilai karakter secara reflektif.

Downloads

Published

2026-08-10