Tradisi lisan Sikambang pada masyarakat pesisir Sibolga-Tapanuli Tengah
DOI:
https://doi.org/10.26555/jg.v8i1.15106Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan performansi tradisi lisan Sikambang serta mengungkap kearifan lokal di dalamnya sebagai representasi budaya masyarakat pesisir Sibolga–Tapanuli Tengah. Penelitian dilakukan di wilayah pesisir Kota Sibolga dan Kabupaten Tapanuli Tengah yang masih mempertahankan tradisi Sikambang dalam kegiatan adat, khususnya pada prosesi perkawinan. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan model etnografi dan pendekatan antropolinguistik. Data diperoleh melalui observasi pertunjukan Sikambang, wawancara dengan pelaku budaya dan musisi tradisional, serta dokumentasi syair dan unsur pendukung pertunjukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performansi Sikambang terdiri atas tiga bagian, yaitu pembuka, inti, dan penutup, melalui rangkaian lagu Kapri, Kapulo Pinang, Lagu Duo, Dampeng, dan Lagu Sikambang. Setiap lagu memiliki fungsi kultural yang menggambarkan tahapan kehidupan manusia, mulai dari perkenalan muda-mudi, kehidupan rumah tangga, hubungan antarkeluarga yang berbesan hingga penyampaian nasihat moral dan pesan tentang pentingnya anak sebagai penerus nilai dan budi. Secara linguistik, teks Sikambang memperlihatkan paralelisme, repetisi, diksi khas pesisir, metafora alam, serta pola ritmis yang memudahkan pelantunan. Selain unsur teks, performansi Sikambang juga melibatkan unsur koteks seperti intonasi nyanyian, gerak tubuh penari, penggunaan selendang, payung, dan sapu tangan, serta iringan alat musik tradisional seperti gendang Sikambang, singkadu, biola, dan akordion. Konteks budaya menunjukkan bahwa Sikambang menjadi media ekspresi nilai sosial, religi, dan estetika masyarakat pesisir. Kearifan lokal di dalamnya meliputi nilai moral, kekeluargaan, religiusitas, tanggung jawab, kesantunan, serta penghormatan kepada orang tua. Sikambang juga menjadi sarana pewarisan nilai budaya masyarakat pesisir Sibolga–Tapanuli Tengah.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Farah Oktavia Hidayat, Rozanna Mulyani, Alemina Br Perangin-angin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









