Performansi tradisi lisan bapokat pada masyarakat Kecamatan Batahan: Kajian antropolinguistik

Authors

  • Muhammad Afdhaluz Zikri Lubis Universitas Sumatera Utara
  • Robert Sibarani Universitas Sumatera Utara
  • Tasnim Lubis Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.26555/jg.v8i1.14195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan performansi tradisi lisan bapokat pada tahapan duduok uRang tuo dalam masyarakat Kecamatan Batahan menggunakan pendekatan antropolinguistik. Tradisi lisan bapokat pada tahapan duduok uRang tuo merupakan tahapan inti berupa musyawarah adat, melibatkan tokoh-tokoh adat seperti niniek mamak, pucuak pimpinan adat, alim ulama, dan masyarakat sekitar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara terhadap tokoh adat dan masyarakat di enam desa yang berada di kecamatan Batahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa performansi tradisi lisan bapokat pada tahapan duduok uRang tuo mencakup tiga komponen utama: teks, ko-teks, dan konteks. Teks terdiri dari struktur makro, struktur alur, dan struktur mikro. Ko-teks mencakup unsur paralinguistik, proksemik, kinetik, dan material seperti komba dan tando sebagai simbol budaya. Sementara itu, konteks budaya, sosial, situasi, dan ideologis memperkuat nilai-nilai kolektif dan identitas masyarakat Batahan. Tradisi ini juga menunjukkan adaptabilitas budaya di tengah keberagaman etnis dan tantangan modernitas, serta memperlihatkan peran penting bahasa dalam mempertahankan nilai, norma, dan solidaritas sosial.

Downloads

Published

2026-03-08