Kesantunan moderasi dalam wacana debat pilpres 2024
DOI:
https://doi.org/10.26555/jg.v8i1.14161Abstract
Tujuan penelitian ini untuk menganalisis bentuk-bentuk kesantunan moderasi yang muncul pada wacana debat Pilpres 2024. Penelitian ini dilatarbelakangi pada proses komunikasi pada Debat Pilpres 2024 cukup banyak tuturan yang menggunakan kesantunan moderasi dalam penuturannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan dianalisis menggunakan teknik analisis data padan pragmatik sebagai pisau bedahnya. Teknik analisis data yang digunakan sebagai pisau bedah dalam penelitian ini menggunakan teknik padan. Kemudian metode padan pragmatik digunakan untuk menentukan konteks tuturan. Hasil identifikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dominasi bentuk kesantunan berupa penggunaan bahasa yang santun (37%) mencerminkan pentingnya etika komunikasi sebagai strategi pencitraan politik. Selain itu, indikator menghindari tuturan ekstrem (31%) dan berorientasi pada keseimbangan (32%) menunjukkan komitmen para kandidat terhadap moderasi dalam menyampaikan gagasan. Temuan ini menegaskan bahwa kesantunan moderasi menjadi sarana penting dalam menjaga harmoni, menghormati pluralitas, dan mencegah polarisasi dalam komunikasi politik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Febriyanto Arif Nugroho, Harun Joko Prayitno, Miftakhul Huda

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.









