Implikasi kebijakan bahasa nasional pada pembelajaran menulis surat resmi: Studi kasus penurunan kemampuan bahasa digital siswa SMP

Authors

  • Wahyuni Wahyuni Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Jaja Jaja Universitas Swadaya Gunung Jati
  • Jimat Susilo Universitas Swadaya Gunung Jati

DOI:

https://doi.org/10.26555/jg.v8i1.14012

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji implikasi kebijakan bahasa nasional terhadap kemampuan menulis surat resmi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam konteks komunikasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus pada salah satu SMP negeri di Kabupaten Cirebon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan bahasa nasional belum berjalan optimal dalam membentuk kompetensi penggunaan ragam bahasa resmi di lingkungan digital. Dominasi praktik komunikasi informal berbasis digital berkontribusi pada rendahnya kemampuan siswa dalam menyusun surat resmi sesuai kaidah kebahasaan. Temuan ini mengungkap adanya kesenjangan antara arah kebijakan bahasa dan praktik pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah. Kontribusi utama penelitian ini terletak pada penegasan pentingnya reorientasi pembelajaran bahasa yang adaptif terhadap konteks digital tanpa mengabaikan standar kebahasaan formal. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan penguatan implementasi kebijakan bahasa nasional melalui integrasi pendekatan kontekstual dan multimodal dalam kurikulum serta praktik pembelajaran Bahasa Indonesia untuk meningkatkan literasi formal siswa secara berkelanjutan.

References

Ahmad, R., & Sari, N. (2022). Analisis kesalahan penulisan surat resmi siswa kelas VIII SMP Negeri 3 Surakarta. Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(1), 45–54. https://doi.org/https://doi.org/10.21009/jbsi.2022.10.1.5

Alwasilah, A. C. (2013). Filsafat Bahasa dan Pendidikan. Remaja Rosdakarya.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed. Pustaka Pelajar.

Hasanuddin, H. (2015). Pembelajaran Menulis dalam Bahasa Indonesia. Rajawali Pers.

Kemendikbud. (2020). Pedoman umum ejaan bahasa Indonesia (Edisi V). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.

Kemendikbudristek. (2020). Kurikulum Merdeka: Panduan pembelajaran Bahasa Indonesia SMP. Direktorat Jenderal GTK.

Keraf, G. (2004). Komposisi. Gramedia.

Mahsun. (2021). Kebijakan Bahasa di Indonesia: Problematika dan Solusinya dalam Perspektif Sosiolinguistik. Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 7(2), 145–158.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldana, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.

Moeliono, A. M. (2017). Cakrawala Bahasa Indonesia. Gramedia.

Mulyati, Y. (2013). Pemberian Umpan Balik dalam Pembelajaran Menulis Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra, 13(2), 145–156.

Musgrave, S. (2014). Language policy and language ideology in Indonesia: Issues of implementation. Language Policy, 13(4), 315–330. https://doi.org/https://doi.org/10.1007/s10993-014-9330-z

Nurhayati, S. (2020). Kesalahan Ejaan dan Tanda Baca dalam Teks Surat Resmi Siswa SMP.” Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 10(1), 33–42.

Nuryanti, T., Lestari, H., & Ramadhani, F. (2021). Pengaruh media sosial terhadap penurunan kemampuan menulis formal siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia, 6(2), 120–131. https://doi.org/https://doi.org/10.33369/jpbi.v6i2.15372

Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 63. (n.d.). Penggunaan Bahasa Indonesia (p. 2019). Peraturan Presiden Republik Indonesia.

Pusat Bahasa. (2017). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia. Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Rohmadi, M. (2013). Strategi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SMP dan SMA. Yuma Pustaka.

Sanjaya, W. (2011). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Kencana.

Sugihastuti. (2020). Bahasa Indonesia dalam era globalisasi: antara identitas nasional dan tuntutan internasional. Jurnal Bahasa Dan Sastra Indonesia.

Sugiono. (2017). Metode Penelitian Pendidikan: Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suyanto, R., & Indriani, L. (2021). Pemanfaatan Model Kontekstual dalam Pembelajaran Menulis Surat Resmi di SMP. Lingua Educatia, 18(1), 25–35.

Tarigan. (2008). Menulis sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Angkasa.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 24. (2009). Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan. Undang-Undang Republik Indonesia.

Widyastuti, A. (2019). Pengaruh Pemahaman Struktur Surat terhadap Keterampilan Menulis Surat Resmi Siswa SMP. Jurnal Edukasi Bahasa Dan Sastra, 17(2), 111–122.

Yin, R. K. (2014). Case Study Research: Design and Methods (5th ed.). SAGE Publications.

Downloads

Published

2026-03-28