Perubahan fonologis proto austronesia pada bahasa Toba, bahasa Pakpak, bahasa Karo dan bahasa Simalungun

Authors

  • Erik D Siregar Universitas Sumatera Utara
  • Dardanila Dardanila Universitas Sumatera Utara
  • Dwi Widayati Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.26555/jg.v8i1.13685

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menjelaskan  dan mendeskripsikan perubahan fonologis PAN pada bahasa Toba, Pakpak, Karo dan Simalungun. Data yang digunakan mencakup 300 glos yang terdiri dari kosa kata universal. Metode penelitian yang digunakan adalah metode komparatif dengan jenis data berupa data kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan terdapat sejumlah perubahan fonem PAN pada bahasa Toba, Pakpak, Karo dan Simalungun. Selain itu ditemukan juga korespondensi bunyi. Kaidah perubahan bunyi PAN pada bahasa Toba, Pakpak, Karo dan Simalungun juga ditemukan, yang mencakup: */p/ > /b/ (pelunakan konsonan letup), */R/ > /g/ atau /r/ (bervariasi), */b/ > /mb/ (pranasalisasi), */t/ > /tt/ (geminasi), */g/ > /h/ (frikatifisasi), */p/ > /h/ (pelunakan ke frikatif glotis), */p/ > /pp/ (geminasi), */b/ > /w/ (perubahan ke glide), */k/ > /∅/ (pelepasan konsonan akhir), */t/ > /s/ (asimilasi), */d/ > /r/ (perubahan artikulatoris), */g/ > /ŋ/ (nasalisasi), */s/ > /h/ (pelunakan frikatif), */ŋ/ > /∅/ (pelesapan nasal velar). */e/ > ∅ (pelesapan vokal tengah), */a/ > /e/ (netralisasi vokal), */u/ > /o/ (penurunan vokal), */i/ > /ə/ (reduksi vokal tinggi), */a/ > /ə/ (netralisasi vokal).

References

Anderson, R. C. (2003). Language Skills In Elementary Education. NewYork: Macmillan Publishing.

Antilla, R. (1972). An introduction To Historical and Comparative Linguistics. New York: Macmillan.

Adelaar, K. A. (1994). Proto-Malayic: The Reconstruction Of Its Phonology And Parts Of Its Lexicon And Morphology. Canberra: A.N.U. Printing Service.

Badan Pusat Statistik Jakarta Pusat. (2020). Statistik Indonesia Tahun 2020. Jakarta Pusat: Badan Pusat Statistik.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2018). Bahasa Daerah Di Indonesia. (online). Diakses dari: http://badanbahasa.kemdikbud.go.id/. Tanggal 15 Juni 2024.

Badan Pusat Statistik Sumatra Utara. (2020). Persebaran Bahasa Daerah (online). Diakses dari: https://sumut.bps.go.id/. Tangga 15 Juni 2024

Blust, R. A. (2014). The Austronesian Languages. (Rev. ed). Canberra: Pacific Linguistics.

Basrowi & Suwandi. (2008). Memahami Penelitian Kualitatif. Jakarta: Rineka Cipta.

Campbell, L. (2004). Historical Linguistics: An Introduction. MIT Press.

Chaer, A. (2007). Linguistik Umum (Rev. ed). Jakarta: Rineka Cipta Crystal, D. (1992). The encyclopedia of linguistics. Cambridge: Cambridge University Press

Crowley, T., & Bowern, C. (2010). An Introduction to Historical Linguistics. Oxford University Press.

Djonnaidi, S. (2015). Variasi bahasa Minangkabau Pada Lirik-Lirik Lagu Minang: Sebuah Gambaran Retensi Dan Inovasi Bahasa. Jurnal Puitika, 11(1), 52-61.

Durie, M. (1985). A Grammar Of Acehnese On The Basis Of A Dialect Of North Aceh. USA: Foris Publication.

Dhanawaty, dkk. (2017). Pengantar Linguistik Umum. Denpasar: Pustaka Larasan.

Fernandez, I. Y. (1996). Relasi Historis Kekerabatan Bahasa Flores. Ende: Nusa Indah.

Gurevich, A. (2011). The Study of Sound Changes in Linguistics: Methodologies and Approaches. Linguistic Studies Journal, 5(3), 45-67.

Hasrah, M. T., Aman, R., & Shahidi, S. A. (2011). Fosil dialek Melayu Hulu Palang. Malaysia: UKM Press.

Harahap, T. R., Tambunan, E. E., Sibuea, E. R. (2017). Analisis Kekerabatan bahasa Batak Mandailing, Angkola dan Padang Bolak. Jurnal LPPM UGN, 8(1), 32-39.

Hasrah, M. T., Shahidi, A. H., & Aman, R. (2013). Inovasi Dan Retensi Dalam Dialek Hulu Tembeling. GEMA Online: Journal of Language Studies, 13(3), 211-222.

Hock, H. H. (1991). Principles Of Historical Linguistics. Mouton de Gruyter.

Iqbal., Azwardi., & Rostina. (2017). Linguistik Umum. Malaysia: Syiah Kuala University Press.

Keraf, G. (1996). Linguistik Bandingan Historis. Jakarta: Gramedia.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Mahsun. (1995). Dialektologi Diakronis: Sebuah Pengantar. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Mahsun. (2007). Metode Penelitian Bahasa. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Mualita, G. (2015). Kekerabatan bahasa Batak Toba dan bahasa Batak Angkola suatu kajian linguistik historis komparatif. Arkhais: Jurnal Ilmu bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 46-52.

Masrukhi, M. (2002). Refleksi Fonologis Proto bahasa Austronesia (PAN) Pada Bahasa Lubu (BL). Humaniora, 14(1), 86-93.

Moeliono, dkk. (1990). Kamus Besar Bahasa Indonesia. (Cetakan ke-3). Jakarta : Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, dan Balai Pustaka.

Napitupulu, L. H. (2021). Korespondensi Fonem Konsonan Proto Austronesia Pada Bahasa Batak Toba. BIP: Jurnal bahasa Indonesia Prima, 3(2), 167- 174.

Nasution, A (2003). Metode Penelitian Naturalistik Kualitatif. Bandung: Tarsito.

Octavia, W. (2018). Penamaan Bunyi Segmental Dan Suprasegmental Pada Pedagang Keliling. Jurnal bahasa Lingua Scientia,10(1), 1-16.

Omar, A. H. (1995). Rekonstruksi Fonologi Bahasa Melayu Bahasa (Siri Monograf Sejarah Bahasa Melayu). Kuala Lumpur: Dewan bahasa dan Pustaka.

Poedjosoedarmo, S. (2009). Analisis Variasi Bahasa. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan bahasa Depdikbud.

Parera, J. D. (1991). Kajian Linguistik Umum Historis Komparatif Dan Tipologi Struktural. (edisi kedua). Jakarta: Erlangga.

Rina, N., & Mariati. (2018). Hubungan Kekerabatan Bahasa Minangkabau Tapan dengan bahasa Kerinci Sungai Penuh. Jurnal Gramatika: Jurnal Penelitian Pendidikan bahasa dan Sastra Indonesia, 4(1), 1-11.

Poedjosoedarmo, S. (2006). Perubahan Tata Bahasa: Penyebab, Proses, dan Akibatnya. Yogyakarta: Universitas Sanata Dharma.

Richards, J., Platt, J., & Weber, H. (2000). Longman Dictionary Of Applied Linguistics, London: Longman Group UK Limited.

Ritonga, S, R., Dardanila., Gustianingsih. 2020. Kekerabatan Bahasa Angkola, Bahasa Simalungun dan Bahasa Toba. Kode: Jurnal Bahasa, 9(3), 100-120.

Rizka, dkk. (2024). Perubahan Bunyi bahasa Proto Austronesia ke dalam bahasa Palembang Dialek Melayu Palembang: Kajian Linguistik Historis Komparatif. Jurnal Pendidikan Tambusai, 8(2), 17830-17856.

Sembiring, M, dkk. (1993). Morfologi dan Sintaksis bahasa Pakpak Dairi. Jakarta: Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Situmorang, Rumianita. 2003. Analisis Kontrastif Bunyi Konsonan dan Vokal bahasa Jerman dan bahasa Simalungun. Tesis. Medan: Pascasarjana Universitas Sumatera Utara.

Sitompul, M. (2019). Perubahan Bunyi Proto Austronesia ke bahasa Batak Toba. Konfiks: Jurnal Bahasa, Sastra dan Pengajaran, 6(2), 17-20.

Tarigan, H. G. (2015). Berbicara Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.

Theodora, B. (1979). Historical Linguistics. London: Cambridge University Press.

Verhaar, J. W. M. (2006). Asas-Asas Linguistik. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Wartono. 2013. Leksikostatistik dan Glotokronologi bahasa Batak: bahasa Batak Toba, Simalungun, Mandailing dan Karo. Jurnal Medan Makna, 11(1), 61-75.

Widayati, D. (2018). Hubungan Kekerabatan Bahasa Nias dan Bahasa Sigulai. Jurnal Tutur: Asosiasi Peneliti Bahasa-Bahasa Lokal, 4(1), 1-8.

Woollams, G. (2004). Tata bahasa Karo. Medan: Bina Media Perintis.

Yuliati, R., & Unsiah, F. (2018). Fonologi. Malang: UB Press.

Woollams,Geoff.2004.Tata bahasa Karo. Medan : Bina Media Perintis.

Zahid, I., & Omar, M. S. (2012). Fonetik dan Fonologi. Malaysia: PTS Akademia.

Zaim, M. (2014). Metode Penelitian Bahasa: Pendekatan Struktural. Padang: UNP Pres.

Zuldafrial. (2012). Penelitian Kualitatif. Surakarta: Yuma Pustaka.

Downloads

Published

2026-01-20