Tipologi gramatikal dalam bahasa Mandailing

Authors

  • Fitri Rosalina Harahap Universitas Sumatera Utara
  • Mulyadi Mulyadi Universitas Sumatera Utara
  • Ida Basaria Universitas Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.26555/jg.v7i1.12401

Keywords:

Tipologi, Relasi Gramatikal , Bahasa Mandailing , Tata Urut , Kata Akusatif

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tipologi gramatikal dalam bahasa Mandailing, dengan fokus pada struktur klausa, tata urut kata, dan sistem tipologi gramatikal. Studi ini juga berperan dalam upaya dokumentasi dan pelestarian bahasa Mandailing, yang semakin terancam oleh dominasi bahasa nasional dan globalisasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui metode simak dan cakap. Data diperoleh dari enam informan penutur asli di Panyabungan, Mandailing Natal, dengan teknik triangulasi untuk memastikan validitas data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Mandailing memiliki pola dasar tata urut kata yang bervariasi, termasuk SVO, VSO, dan OVS. Dalam klausa intransitif, struktur dasarnya melibatkan predikat verbal dan satu argumen subjek, sementara dalam klausa transitif, predikat verbal berafiks melibatkan dua argumen, yaitu subjek dan objek. Selain itu, ditemukan juga klausa dengan predikat non-verbal yang berupa nomina, adjektiva, atau kata keterangan. Penelitian ini juga mengidentifikasi adanya sistem akusatif dalam bahasa Mandailing, di mana subjek kalimat intransitif dan subjek kalimat transitif ditandai secara serupa, sedangkan objek kalimat transitif ditandai secara berbeda. Dengan mengungkap pola hubungan antarunsur kalimat dalam bahasa Mandailing, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan teori tipologi sintaksis serta memperkaya kajian linguistik mengenai bahasa-bahasa daerah di Indonesia. Hasil penelitian ini juga diharapkan dapat mendukung upaya pelestarian bahasa Mandailing sebagai bagian dari warisan budaya Indonesia.

References

Anderson, J. M. (2018). On the nature of grammatical relations. In On case grammar (pp. 188–280).

Andika. (2015). Relasi gramatikal dalam novel Laskar Pelangi karya Andrea Hirata (Skripsi). Universitas Negeri Jakarta.

Artawa, I. W. (2020). The nature of subject in syntax: A grammatical perspective. Jurnal Linguistik, 15(1), 1–17.

Ba'dulu, A. M., & Herman. (2010). Morfosintaksis. PT. Rineka Cipta.

Basaria, I. (2018). Relasi gramatikal subjek bahasa Pakpak Dairi: Kajian tipologi. Talenta, 1(1).

Biber, D., Conrad, S., & Reppen, R. (2020). Corpus linguistics: Investigating language structure and use. Cambridge University Press.

Bril, I. (2022). Lexical restrictions on grammatical relations in voice constructions (Northern Amis). STUF - Language Typology and Universals, 75(1), 21–71.

Chaer, A. (2012). Linguistik umum. Rineka Cipta.

Charlier, B., & Versraete, K. (2013). The genitive: Case and grammatical relation across languages. Netherlands/Philadelphia.

Chomsky, N. (2013). Aspects of the theory of syntax. MIT Press.

Clemens, L. E., Coon, J., Mateo Pedro, P., Morgan, A. M., Polinsky, M., Tandet, G., & Wagers, M. (2015). Ergativity and the complexity of extraction: A view from Mayan. Natural Language and Linguistic Theory, 33(2), 417–467.

Comrie, B. (2018). Language universals and linguistic typology. Oxford University Press.

Dryer, M. S. (2013). Word order. In The World Atlas of Language Structures Online. Oxford University Press.

Farrell, P. (2005). Grammatical relations. Oxford University.

Foley, W. A., & Van Valin, R. D. (2014). Syntax and semantics: The structure of language. Cambridge University Press.

Harahap, E. M. (2022). Tipologi sintaksis dalam bahasa Mandailing. Jurnal Hata Poda, 1(1). https://doi.org/10.24952/hatapoda.v1i1.5437

Holvoet, A., & Nau, N. (2014). Grammatical relations and their non-canonical encoding in Baltic. Amsterdam: Netherlands/Philadelphia.

Huddleston, R., & Pullum, G. K. (2002). The Cambridge grammar of the English language. Cambridge University Press.

Jufrizal. (2003). Tipologi gramatikal bahasa Minangkabau (Disertasi). Denpasar: Program Doktor (S3) Linguistik Universitas Udayana.

Kroeger, P. R. (2019). Analyzing syntax: A lexical-functional approach. Cambridge University Press.

Metslang, H. (2013). Grammatical relations in Estonian: Subject, object and beyond (Disertasi). Universitatis Tartuensis.

Mutiara, N. G. (2016). The analysis of grammatical relations subject and object in seven short stories of Nasreddin "The Wise Man." Jurnal Peradaban, 4(1), 20–51. https://doi.org/10.58436/jdpbi.v4i1.84

Palmer, F. R. (1994). Grammatical roles and relations. Cambridge University Press.

Primus, B. (2015). Grammatical relations. Syntax - Theory and Analysis, 1(July), 218–246.

Radford, A. (2009). An introduction to English sentence structure. Cambridge University Press.

Raupova, L. (2020). Logical and grammatical relations in word categories: The factor of difference and incarnation. International Journal of Psychosocial Rehabilitation, 24(4), 6828–6833.

Rezeki, T. I., & Mulyadi. (2024). Grammatical relation: Subject construction in Batak Toba language. East Asian Journal of Multidisciplinary Research, 3(4), 1521–1536. https://doi.org/10.55927/eajmr.v3i4.7527

Samsuri. (1988). Berbagai aliran lingustik abad XX. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Sinaga, L. D., & Mulyadi. (2023). Grammatical alliance and pivot system of Batak Simalungun language: A syntactic typology study. LINGUA: Jurnal Ilmu Bahasa dan Sastra, 17(2), 237–246. https://doi.org/10.18860/ling.v17i2.16673

Sitompul, M., & Mulyadi. (2019). Relasi gramatikal dalam bahasa Batak Toba dan Gayo Lut. Jurnal Lingua, 16(1). https://doi.org/10.15294/lingua.v16i1.17815

Song, J. J. (2001). Linguistic typology: Morphology and syntax. Harlow, Essex: Pearson Education.

Soares, A. C. (2016). Relasi gramatikal bahasa Makasae: Kajian tipologi sintaksis (Tesis). Bali: Universitas Udayana.

Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Sanata Dharma.

Suzuki, H. (2022). Grammatical relations in Caucasian languages: Preliminary mapping. Studies in Asian and African Geolinguistic, 1, 110–115.

Tjia, J. (2015). Grammatical relations and grammatical categories in Malay: The Indonesian prefix meN- revisited. Wacana, 16(1), 105–132.

Wiriani, N. M. (2016). Relasi gramatikal oblik dalam klausa bahasa Jepang. Jurnal Kotoba, 3.

Zygmunt, S. (2016). The role of functions in syntax. Netherlands/Philadelphia.

Downloads

Published

2025-03-23