Tantangan dan peluang bahan ajar spot capturing berbasis pendidikan karakter pada sekolah ramah anak: Analisis bibliometrix

Authors

  • Luqman Azhary UIN Salatiga
  • Muhammad Sabardi STIT Internasional Muhammadiyah

DOI:

https://doi.org/10.26555/jg.v7i1.12200

Keywords:

Bahan ajar , Spot capturing , Sekolah dasar , bibliometrix

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan bahan ajar  dalam konteks sekolah dasar pada tahun 2019 sampai dengan 2024. Spot Capturing  adalah sebuah metode yang berkaitan dengan berbagai macam gaya belajar, bakat, minat dan kecerdasan. Metode ini memberikan ruang gerak seluas-luasnya agar stimulasi otak global dalam diri manusia bekerja secara optimal sehingga mampu menangkap dan merangkai segala fenomena yang dipelajari. Penelitian ini menggunakan metode sistematik literatur review dengan menggunakan pendekatan biometrik yang dianalsis menggunakan OpenRefine, VisViewer, Bibliosiny dan microsoft Exel. Data diambil dari artikel berbasis scopus dengan fokus pada bahan ajar spot Capturing. proses analisis mencakup identifikasi tren penelitian kolaborasi antara peneliti distribusi geografis serta visualisasi hubungan antara kata kunci utama dalam literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa topik Spot Capturing semakin mendapat perhatian dari banyak akademisi hal tersebut diakibatkan karena kurangnya literasi bahan ajar. Pelatihan guru yang kurang memadai juga menjadi salah satu hambatan dalam implementasi model pembelajaran di sekolah. Hal ini merekomendasikan kolaborasi yang erat antara pendidik, pengembang kurikulum, peneliti dan komunitas lokal untuk memperkuat implementasi bahan ajar spot capturing dalam rangka menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan berkualitas di Indonesia.

References

Astuti, S. N. (2016). Peningkatan Hasil Belajar Siswa Melalui Metode Pembelajaran Spot

Capturing Pada Materi Perpindahan Kalor Di Sman 1 Campurdarat . Jurnal Inovasi Pendidikan Fisika, 38-42. https://doi.org/10.33394/j-ps.v0i0.1379

Badan Pusat Statistik. (2018). Proyeksi Penduduk Indonesia 2015-2045 Hasil SUPAS 2015. BPS.

Baharuddin, B., & Wahyuni, E. N. (2015). Teori belajar dan pembelajaran.

Banko-Bal, C., Guler-Yildiz, T. An investigation of early childhood education teachers’ attitudes, behaviors, and views regarding the rights of the child. ICEP 15, 5 (2021). https://doi.org/10.1186/s40723-021-00083-9

Christiana, E. (2019). Identifikasi Bentuk Kekerasan dan Penangannya di Lingkungan Sekolah

Dasar. Child Education Journal, 1(2), 58–64. https://doi.org/10.33086/cej.v1i2.1368

Donthu, N., Kumar, S., Mukherjee, D., Pandey, N., & Lim, W. M. (2021). How to conduct a bibliometric analysis: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 133, 285–296. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2021.04.070

Eveline Siregar. (2010). Teori Belajar dan Pembelajaran. Ghalia Indonesia.

Hamzah B Uno dan Nurdin Muhamad. (2014). Belajar Dengan Pailkem. PT. Bumi Aksara.

Hofer, S. I., Nistor, N., & Scheibenzuber, C. (2021). Online teaching and learning in higher education: Lessons learned in crisis situations. Computers in Human Behavior, 121, 106789. https://doi.org/10.1016/j.chb.2021.106789

Husaeni, D. F. A. & Nandiyanto A. B. D. (2022). Bibliometric Computational Mapping

Analysis of Publications on Mechanical Engineering Education Using Vosviewer. Journal of Engineering Science and Technology, 17(2).

Miseliunaite, B., Kliziene, I., & Cibulskas, G. (2022). Can holistic education solve the world’s problems: A systematic literature review. Sustainability, 14(15), 9737. https://doi.org/10.3390/su14159737

Novitasari, M., Sumardjoko, B., Suharini, E., & Arbarini, M. (2021). Creativity and Innovation Skills in Child-Friendly Mathematics Learning in Elementary School. International Conference on Science, Education, and Technology, 7, 349–358.

Óskarsdóttir, E., Donnelly, V., Turner-Cmuchal, M., & Florian, L. (2020). Inclusive school leaders--their role in raising the achievement of all learners. Journal of Educational Administration, 58(5), 521–537. https://doi.org/10.1108/JEA-10-2019-0190

Rees, E., & Tissot, C. (2023). Can child-friendly tools support young, autistic children to better communicate about their well-being to help inform school provision? Early Child Development and Care, 193(13–14), 1367–1384. https://doi.org/10.1080/03004430.2023.2247180

Rezat, S., Fan, L., & Pepin, B. (2021). Mathematics textbooks and curriculum resources as instruments for change. ZDM--Mathematics Education, 53(6), 1189–1206.

Rusman. (2012). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru.

PT Raja Grafindo Persada.

Sabbardi, M., Sukma, D. P., & Rahman, H. (2024). Evaluasi penanaman karakter melalui kegiatan

P5 di SMKN 1 Dukuhturi dengan model CIPP. Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya), 6(2), 337-345. https://doi.org/10.26555/jg.v6i2.10822

Sabri, Ahmad. (2005). Strategi belajar mengajar dan micro teaching. Quantum Teaching.

Said, N. J. (2017). Peranan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan

Proses Sains Pada Peserta Didik Kelas X Sma Negeri 2 Polewali. Jurnal Sains San

Pendidikan Fisika, 255-262 https://doi.org/10.35580/jspf.v13i3.6195

Sugiyono. (2015). In Metode Penelitian Kombinasi (Mix Method). Alfabeta

Trianto. (2011). Model Pembelajaran Terpadu. Bumi Aksara.

Widiasmadi, N. (2010). In Spot Capturing . Indonesia Tera.

Downloads

Published

2025-03-23