Ketidaklangsungan ekspresi pada puisi “symbiosis mutualisme” karya IfaraRP dalam wattpad

Authors

  • Safilla Azhari Budiono Universitas Ahmad Dahlan
  • Fitri Merawati
  • Ratri Nur Hidayati
  • Wahyudi Rahmat Universiti Malaysia Kelantan

DOI:

https://doi.org/10.26555/jg.v6i1.10036

Keywords:

Ketidaklangsungan ekspresi , Puisi , Wattpad , Simbiosis mutualisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi pada puisi “simbiosis mutualisme” karya IfaraRP dalam Wattpad. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif. Data ketidaklangsungan ekspresi yang diambil terdiri atas penggantian arti, penyimpangan arti, dan penciptaan arti. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 1) bentuk penggantian arti dengan simile, metafora, personafikasi, sinekdoke, dan perumpamaan epos. Penggantian arti yang paling dominan adalah perumpamaan epos. Ini menunjukkan bahwa penulis ingin menyampaikan bahwa puisi dengan tema cinta dan memanfaatkan diksi-diksi sains harus memiliki keterkaitan sehingga konsep sistematis sains hadir dalam puisi. 2) Bentuk penyimpangan arti berupa ambiguitas. Ambiguitas dimunculkan oleh penulis untuk memberikan ruang kebebasan bagi pembaca dalam mengimajinasikan atau menafsirkan puisi. 3) Bentuk penciptaan arti berupa enjambement dan tipografi menunjukkan bahwa dalam puisi antar barisnya memilki ikatan yang kuat dan bentuk align center memiliki arti keseimbangan, yaitu simbiosis mutualisme seharusnya berjalan dengan seimbang dan saling menguntungkan.

References

Arfan, M., Kadir, H., & Bagtayan, Z. (2021). Makna kau dan aku dalam puisi “Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana” karya K.H.A. Mustofa Bisri (Kajian semiotika riffaterre). Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 11(1), 46–60. doi: 10.37905/jbsb.v11i1.9987

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. Kamus Besar Bahasa Indonesia (Online). https://kbbi.kemdikbud.go.id/

Dewi, E., & Putra, I. (2024). Menilik laut Bali dalam sajak Malam Pengantin di Pesisir Serangan karya Wayan Sunarta. Kajian Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 7, 75–82. doi: 10.30872/diglosia.v7iSpecial%20Is.948

Fadli, M. R. (2021). Memahami desain metode penelitian kualitatif. Humanika, 21(1), 33–54. doi: 10.21831/hum.v21i1.38075

Harahap, N. (2020). Penelitian kualitatif. Wal Ashri Publishing.

Hartati, D. (2023). Ketidaklangsungan ekspresi dalam mengungkapkan makna pada puisi “‘bisma moksa’” karya Triyanto Triwikromo (Kajian semiotika). Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5, 1349–1358. doi: 10.31004/jpdk.v5i2.13726

Hidayat, R., Nensilianti, N., & Faisal, F. (2021). Ketidaklangsungan ekspresi dalam kumpulan puisi buku latihan tidur karya Joko Pinurbo : Pendekatan semiotika riffaterre. Indonesian Journal of Social and Educational Studies, 2(2), 139–155. doi: 10.26858/ijses.v2i2.23161

IfaraRP.0(2017).0Biologi. wattpad. https://www.wattpad.com/story/98879309

Inayati, T., & Nuryatin, A. (2016). Simbol dan makna pada puisi menolak korupsi karya penyair Indonesia. Seloka: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 5(2), 163–171. doi: 10.15294/SELOKA.V5I2.13078

Khairunnisyah, S. M., & Supena, A. (2024). Ketidaklangsungan ekspresi dalam puisi “tebesaya, gadis berputih-kebaya” karya Aslan Abidin (Kajian riffaterre). Diksatrasia, 8(1), 250–257. doi: 10.25157/diksatrasia.v8i1.13054

Khusniyah, A. (2019). Perkembangan puisi cyber sastra di Indonesia. In SeminarNasional Literasi, 4(1). https://conference.upgris.ac.id/index.php/snl/article/view/775

Kurniawan, H. (2021). Pengantar praktis penyusunan instrumen penelitian. Deepublish.

Lantowa, J., Marahayu, N.M., & Khairussbyan, M. (2021). Semiotika teori, metode, dan penerapannya dalam penelitian sastra. Deepublish.

Maghfiroh, L., Cuesdeyeni, P., & Asi, Y. E. (2016). Analisis citraan dalam kumpulan puisi kuajak kau ke hutan dan tersesat berdua karya Boy Candra. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 1(2), 36–44. doi: 10.37304/enggang.v2i1.2851

Muri, P., & Ratnaningsih, D. (2022). Analisis bahasa kiasan dalam kumpulan puisi pagi lalu cinta karya Isbedy Stiawan Zs sebagai alternatif bahan ajar di sekolah menengah atas. Jurnal Griya Cendikia, 7(2), 586–596. doi: 10.47637/griya-cendikia.v7i2.277

Nasution. (2023). Metode penelitian kualitatif. Harfa Creative.

Putri, N. N., & Rukiyah, S. (2022). Keefektifan media wattpad dalam pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X SMK Setia Darma Palembang. Kredo: Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra, 19(2), 381–394. doi: 10.24176/kredo.v5i1.5120

Rahayu, I. S. (2021). Analisis kajian semiotika dalam puisi Chairil Anwar menggunakan teori charles sanders peirce. Semiotika, 15(1), 30–37. doi: 10.30813/s:jk.v15i1.2498

Solina, I., Faizah, H., & Auzar, A. (2023). Pemanfaatan kearifan lokal di kawasan Subayang sebagai sumber teks pengayaan pembelajaran bahasa Indonesia. Pembelajaran dan Sastra, 2(1), 101–110. doi: 10.55909/jpbs.v2i1.224

Sudaryani, R.R.S. (2016). Teori dan aplikasi semiotik michael riffaterre. Pustaka Pelajar.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta.

Tarigan, R. P. (2023). Nilai estetis pada puisi “Herman” karya Sutardji Calzoum Bachri dengan pendekatan stilistika. Simpati, 1(1), 60–65. doi: 10.59024/simpati.v1i1.64

Wattpad. (n.d.). https://play.google.com/store/apps/details?id=wp.wattpad

Yusanta, F. B., & Wati, R. (2020). Eksistensi sastra cyber: Webtoon dan wattpad menjadi sastra populer dan lahan publikasi bagi pengarang. Literasi, 4(1), 1–7. doi: 10.25157/literasi.v4i1.3080

Zahro, F. (2022). Semiotika michael riffaterre dalam puisi fî ‘ainika unwanî karya Faruq Juwaidah. Tsaqofiya : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab, 4(1), 75–93. doi: 10.21154/tsaqofiya.v4i1.81

Downloads

Published

2024-03-14