Income analysis and the contribution of shallot farming to farm household income in Dringu district, Probolinggo regency

Authors

  • Salsabila Arysca Dara Faculty of Agriculture, University of Pembangunan Nasional “Veteran” East Java, Surabaya
  • Nuriah Yuliati Faculty of Agriculture, University of Pembangunan Nasional “Veteran” East Java, Surabaya
  • Ika Sari Tondang Faculty of Agriculture, University of Pembangunan Nasional “Veteran” East Java, Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.12928/optimum.v16i2.14530

Keywords:

Shallot Farming, Farm Household, Income

Abstract

Shallots are a horticultural commodity that is a leading product in Dringu District, Probolinggo Regency. Farmers' income does not only come from shallot farming (on farm), but also from side businesses outside of farming (off farm) and outside of the agricultural sector (non-farm), which can help increase household income. The objective of this study was to analyze the income from shallot farming, its contribution to farmers’ household income, and the factors that influence shallot farming income in Dringu District, Probolinggo Regency. This study used a quantitative, descriptive survey method. The sampling method used stratified random sampling by land area, with a population of 1908 farmers, and a 5% sample was drawn from each stratum, resulting in 95 farmers. The research data were collected through interviews and field observations. The data analysis of farming income and household income contribution was conducted mathematically. The results of the study show that the income from shallot farming is Rp. 71,602,647 every planting season for a land area of 0.6 hectares, which indicates that there is a profit from farming. Shallot farming accounted for 89.9% of farmers' total household income, indicating that their livelihoods mainly depend on this activity. Collectively and partially, the variables of education level, production, land area, price, farming experience, number of dependents, and side jobs significantly influence shallot farming income. This requires regular training and mentoring to enable farmers to maintain their achieved income.

References

Andini, F., Winarno, W., & Fadiarman, F. (2025). Analysis of the socio-economic impacts of Jatigede reservoir development on the Wado village community in Sumedang regency. Optimum: Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 15(1), 22-35. https://doi.org/10.12928/optimum.v15i1.11373

Aulina, P. O., Sriyoto, & Yuliarti, E. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan rumah tangga petani karet Desa Benteng Harapan Kecamatan Maje Kabupaten Kaur. Jurnal Agrisep: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 20(2), 397-410. https://doi.org/10.31186/jagrisep.20.2.397-410

Badan Pusat Statistik. (2024a). Produksi Tanaman Sayuran, 2021-2023. Jakarta.

Badan Pusat Statistik. (2024b). Produksi dan Luas Lahan Tanaman Sayuran Menurut Kabupaten/Kota dan Jenis Tanaman di Provinsi Jawa Timur, 2023. Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Probolinggo. (2024). Kecamatan Dringu Dalam Angka 2024. Kabupaten Probolinggo.

Dahlianawati, D., Sofyan, S., & Jakfar, F. (2020). Analisis pendapatan usahatani bawang merah (Allium ascalonicum L) di Kecamatan Banda Baro Kabupaten Aceh Utara. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(4), 31-44. https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i4.15867

Dahmiati, M., Tahir, R., & Syarif, A. (2023). Komparasi produksi dan pendapatan usahatani bawang merah antara petani pemilik dan penggarap di Desa Bonto Maccini Kecamatan Sinoa Kabupaten Bantaeng. Agricultural Socio-Economic Empowerment and Agribusiness Journal, 2(1), 1-9. https://doi.org/10.20961/agrisema.v2i1.64506

Handayani, M. T., & Artini, N. W. P. (2009). Kontribusi pendapatan ibu rumah tangga pembuat makanan olahan terhadap pendapatan keluarga. Piramida Jurnal Kependudukan Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, 5(1), 1-9.

Harahap, A. S., Luta, D. A., & Sitepu, S. M. B. (2022). Karakteristik agronomi beberapa varietas bawang merah (allium ascalonicum l.) dataran rendah. Seminar Nasional UNIBA Surakarta, 287-296.

Ibrahim, R., Halid, A., & Boekoesoe, Y. (2021). Analisis biaya dan pendapatan usahatani padi sawah non irigasi teknis di Kelurahan Tenilo Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 5(3), 176-181.

Irawan, A., Yasin, M., & Hamsyuni, M. (2023). Analysis of factors affecting income red onion farming in Woha District, Bima Regency. Jurnal Manajemen Keuangan, 1(2), 104-115.

Ivanka, R. Z., & Rohman, A. (2024). Pengelolaan manajemen poac pada kelembagaan usaha tani bawang merah (studi kasus kelompok tani Sumber Waru di Desa Pabean, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo). Jurnal Media Akademik (JMA), 2(6), 1-19.

Janna, N. M. (2021). Konsep Uji Validitas dan Reliabilitas Dengan Menggunakan SPSS. Jurnal Darul Dakwah Wal-Irsyad (DDI), 1-12. https://doi.org/10.31219/osf.io/v9j52

Lintang, K. L., & Kurniawan, M. L. A. (2023). Vector autoregressive (VAR) analysis of cocoa export in Indonesia. Journal of Economics Research and Social Sciences, 7(2), 192-205. https://doi.org/10.18196/jerss.v7i2.17083

Listiana, Y. A., & Subhan, E. S. (2024). Pengaruh biaya produksi terhadap pendapatan petani bawang merah di Desa Tolokalo Kecematan Kempo Kabupaten Dompu. Jurnal Manajemen Dan Akuntansi (JAME), 1(01), 36-42. https://doi.org/10.69666/jame.v1i01.4

Marsaoly, H. A., Sangadji, S. S., & Sumartono, E. (2020). Analisis profitabilitas usaha tani bawang merah pada unit transmigrasi (Trans Koli). AGRITEPA: Jurnal Ilmu Dan Teknologi Pertanian, 7(2), 142-151. https://doi.org/10.37676/agritepa.v7i2.1168

Mudatsir, R. (2021). Analisis pendapatan rumah tangga dan tingkat kesejahteraan petani kelapa sawit di Kabupaten Mamuju Tengah. Journal TABARO Agriculture Science, 5(1), 508-516. https://doi.org/10.35914/tabaro.v5i1.760

Muis, M., Marlin, S., & Badaruddin, M. (2023). Analisis tingkat kesejahteraan petani kedelai dengan menggunakan pendekatan nilai tukar petani (NTP) dan nilai tukar pendapatan rumah tangga petani (NTPRP). Jurnal Agrisistem: Seri Sosek Dan Penyuluhan, 19(2), 107-114. https://doi.org/10.52625/j-agr-sosekpenyuluhan.v19i2.299

Nani, V. N. R., Boekoesoe, Y., & Bakari, Y. (2022). Analisis biaya dan pendapatan usahatani jagung di Desa Ayumolingo Kecamatan Pulubala. AGRINESIA: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(2), 157-163. https://doi.org/10.37046/agr.v6i2.15917

Pasandi, M. R., & Subardin, M. (2025). Analysis of base sector and non-base sector on economic growth in Pagar Alam city. Optimum: Jurnal Ekonomi dan Pembangunan, 15(1), 69-78. https://doi.org/10.12928/optimum.v15i1.11155

Puspitasari, A. (2020). Analisis Biaya dan pendapatan usahatani cabai rawit di Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Pemikiran Masyarakat Ilmiah Berwawasan Agribisnis. Juli, 6(2), 1130-1142. https://doi.org/10.25157/ma.v6i2.3692

Ramadhan, F. F., Suprianto, S., Tedjaningsih, T., & Suyudi, S. (2021). Kesediaan petani pemakai air membayar iuran jasa layanan revitalisasi irigasi Cipangarangan di Desa Pusparaja Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya. Jurnal Agristan, 3(2), 111-126. https://doi.org/10.37058/agristan.v3i2.3757

Rashid, M., Rahman, M., & Karim, M. (2021). Economic contribution of onion farming to smallholder farmers' livelihoods in developing countries. Journal of Agricultural Economics and Development, 10(3), 45-56.

Rasul, G., Sharma, B., & Shrestha, A. (2020). Farm income and household economic resilience in Southeast Asian rural communities. Asian Journal of Agriculture and Development, 17(1), 23-35.

Safitri, N., Arhim, M., Dahniar, & Alim, N. (2021). Kontribusi usahatani kelapa terhadap pendapatan keluarga petani di Desa Tammerodo Utara Kecamatan Tammerodo Sendana Kabupaten Majene. Pangale Journal of Forestry and Environment, 1(2), 20-33. https://doi.org/10.31605/pangale.v1i2.1772

Sakinah, S., Rosada, I., & Amran, F. D. (2021). Kontribusi pendapatan usahatani bawang merah terhadap pendapatan rumahtangga petani di Kabupaten Enrekang. Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 4(1), 70-83. https://doi.org/10.33096/wiratani.v4i1.136

Saputro, W. A., & Sariningsih, W. (2020). Kontribusi pendapatan usahatani kakao terhadap pendapatan rumah tangga petani di taman teknologi pertanian Nglanggeran Kecamatan Pathuk Kabupaten Gunungkidul. SEPA: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Dan Agribisnis, 16(2), 208-217. https://doi.org/10.20961/sepa.v16i2.35825

Soekartawi. (2006). Ilmu Usaha Tani. Universitas Indonesia.

Soekartawi, D., John, L., & Hardaker, J. B. (1986). Ilmu Usahatani dan Penelitian untuk Pengembangan Petani Kecil.

Srihidayati, G., & Firdamayanti, E. (2024). Analisis pendapatan petani bawang merah di Desa Tangru Kecamatan Malua Kabupaten Enrekang. Wanatani, 4(2), 205-224. https://doi.org/10.51574/jip.v4i2.325

Tohir, K. A. (1991). Seuntai Pengetahuan Usaha Tani Indonesia Jilid 2. Jakarta

Utomo, D. P., Yuliati, N., & Syah, M. A. (2024). Analisis pemenuhan kebutuhan ekonomi rumah tangga petani kentang di Desa Tosari Kecamatan Tosari Kabupaten Pasuruan. Journal of Management : Small and Medium Enterprises (SMEs), 17(3), 1277-1285. https://doi.org/10.35508/jom.v17i3.14487

Wahana, A., Asnah, A., & Dyanasari, D. (2024). Dinamika perkembangan harga dan analisis integrasi pasar berambang merah di Kabupaten Probolinggo. Paspalum: Jurnal Ilmiah Pertanian, 12(1), 76-99. https://doi.org/10.35138/paspalum.v12i1.682

Yuliati, N., Nahariyah, R., Atasa, D., Lathif, T., & Suryanto, M. (2025). Adaptive and simultaneous strategies in smallholder household economics: A 2SLS approach to labor and consumption optimization. Future of Food: Journal on Food, Agriculture and Society, 13(2), 25-32.

Zakaria, W. A., Endaryanto, T., Indah, L. S. M., Sari, I., & Mutolib, A. (2020). Pendapatan dan kesejahteraan rumah tangga petani ubikayu di Provinsi Lampung. Jurnal Agribisnis Indonesia (Journal of Indonesian Agribusiness), 8(1), 83-93. https://doi.org/10.29244/jai.2020.8.1.83-93

Zebua, O. (2018). Pengaruh Sosial ekonomi petani terhadap tingkat pendapatan petani karet di Kecamatan Hilingserangkai, Kabupaten Nias. Jurnal Warta, 57, 4-6.

Downloads

Published

2026-09-09

Issue

Section

Articles