Transformasi pendidikan agama Islam melalui program Sabtu Mengaji dalam membentuk karakter siswa SMK Muhammadiyah Pringsewu
DOI:
https://doi.org/10.26555/jiei.v6i2.15622Keywords:
Karakter, Model Evaluasi, Pendidikan agama Islam, Perilaku siswa, Sabtu mengajiAbstract
Pelayanan kesehatan ruhani menjadi hak dasar manusia yang penting untuk menunjang kebahagiaan dunia dan akhirat melalui penguatan iman dan ibadah. Di SMK Muhammadiyah Pringsewu, Program Sabtu Mengaji diadakan sebagai bentuk transformasi pendidikan agama Islam yang bertujuan membentuk karakter serta meningkatkan nilai keislaman siswa. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan dan dampak program dengan menggunakan model evaluasi CIPPO (Context, Input, Process, Product, Output) secara kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, wakil kepala bidang Al Islam Kemuhammadiyahan, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sabtu Mengaji efektif dalam meningkatkan pengetahuan keagamaan, serta perilaku ibadah, akhlak, motivasi belajar, disiplin, dan tanggung jawab siswa. Program ini turut memberikan pengalaman pembentukan karakter holistik, mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik. Meski demikian, diperlukan faktor lain yang mendukung hal tersebut seperti penguatan hafalan Al-Qur’an dan penyusunan silabus yang terstruktur. Secara keseluruhan, Sabtu Mengaji berperan penting dalam internalisasi nilai Islam dan pembinaan karakter siswa, mendorong sekolah untuk terus mengembangkan program secara berkelanjutan untuk hasil yang lebih baik.
References
Ardelia April Soneli, Nadiratul Salsabila, Tiara Amarsa, Olivia Dea Angraini, Wismanto Wismanto, & Fitria Mayasari. (2024). Islam Sebagai Rahmatan Lil Alamin. Journal of Student Research, 3(1), 53–60. https://doi.org/10.55606/jsr.v3i1.3475
Arifin, L. M. A., Hariyanto, H., & Alsi, I. (2022). The Concept of Soul Education With ‘Tazkiyatun Nafs’ According Imam Al-Ghazali and Ibn Qayyim Al-Jauziyyah. At-Ta’dib, 17(1), 96. https://doi.org/10.21111/at-tadib.v17i1.7893
Azra, A, A., A. (2012). Pendidikan Islam: Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru. Kencana.
Bambang Parmad, W. (2022). Fenomena Internalisasi Nilai Karakter Religius dan Nasionalis Dengan Metode Pembiasaan Keteladanan Berbasis Budaya Sekolah oleh Guru di SD Negeri 17 Bengkulu. Kapedas, 1(2), 45–51.
Bayhaqi, H. N., & Masnawati, E. (2024). Pendidikan Akhlak dalam Konsep Tazkiyatun Nafs Perspektif Imam Al-Ghazali dan Relevansinya terhadap Degradasi Moral Generasi Muda. ALSYS, 4(4), 434–449. https://doi.org/10.58578/alsys.v4i4.3440
burhanuddin. (2014). Pemenuhan Hak-Hak Dasar Anak Dalam Perspektif Islam. Adliya, 8(1).
Curtis, R., Roy, A., Lewis, N., Dooty, E. N., & Mikalik, T. (2023). Program Evaluation Standards for Utility Facilitate Stakeholder Internalization of Evaluative Thinking in the West Virginia Clinical Translational Science Institute. Journal of MultiDisciplinary Evaluation, 19(43), 49–65. https://doi.org/10.56645/jmde.v19i43.831
Eq, N. A., & Suhartini, A. (2021). Kesadaran Akan Maksud dan Tujuan Penciptaan Manusia: As-Syar’i, 3(2), 150–159.
Fuadi Husin, A. (2014). Islam Dan Kesehatan. Islamuna: Jurnal Studi Islam, 1(2), 194–209. https://doi.org/10.19105/islamuna.v1i2.567
Hasibuan, H. (2021). Penerapan Pendidikan Holistik Berbasis Karakter Di Taman Kanak-Kanak Islam Bakti 24 Koto Gadang. (Jurnal Sakinah, 3(1), 7–12.
Hendriana, E. C., & Jacobus, A. (2017). Implementasi Pendidikan Karakter Di Sekolah Melalui Keteladanan Dan Pembiasaan. JPDI (Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia), 1(2), 25. https://doi.org/10.26737/jpdi.v1i2.262
Ilyas, R. (2016). Manusia Sebagai Khalifah Dalam Persfektif Islam. Mawa’izh: Jurnal Dakwah Dan Pengembangan Sosial Kemanusiaan, 7(1), 169–195. https://doi.org/10.32923/maw.v7i1.610
Mansir, F.-. (2022). Urgensi Perlindungan Dan Pendidikan Anak Di Indonesia: Perspektif Pendidikan Islam. Journal of Research and Thought on Islamic Education (JRTIE), 5(1), 46–61. https://doi.org/10.24260/jrtie.v5i1.2185
Moch. Bahrurrosyadi Amrulloh, D. I. N. S. (2020). Internalisasi Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Di Smk Abdi Negara Tuban. MIYAH, 16(1), 45–61.
Moeloeng. L. J. (2005). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Mukhlisin, L., Martiana, D. S., Armandio, M. D., & Herwina, W. (2023). Penerapan Model Evaluasi Cipp (Context, Input, Process, Product) Pada Program Pelatihan Balai Latihan Kerja Komunitas (Blkk) Amanah Kota Tasikmalaya. Jurnal Penelitian, 7(1), 11–21.
Parhan, M., Pratiwi, D. D., Diria, F. S., Aulia, H., & Karimah, N. P. (2024). Internalisasi nilai-nilai Islam dalam Pendidikan Formal dan Informal: Kajian literatur tentang akidah, syariah, dan akhlak. INJIRE, 2(2), 204–214.
Putra, J. (2024). Manusia Dalam Perspektif Islam. Tahta Media Group.
Rahmita, N., Karim Parapat, I., Nurmawati, N., & Sukri Sitorus, A. (2023). Evaluasi Pembelajaran Tahsin Tilawah Al-Qur’an dalam Meningkatkan Hafalan Al-Qur’an. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 520–530. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.244
Rama, A., Ambiyar, A., Rizal, F., Jalinus, N., Waskito, W., & Wulansari, R. E. (2023). Konsep model evaluasi context, input, process dan product (CIPP) di sekolah menengah kejuruan. JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia), 8(1), 82. https://doi.org/10.29210/30032976000
Sami’uddin, S. (2019). Fungsi Dan Tujuan Kehidupan Manusia. Pancawahana:, 14(2), 17–31.
Satriadi, I. (2009). Tujuan Penciptaan Manusia Dan Nilai Edukasinya (Kajian Tafsir Tematis). Ta’dib, 11(2). https://doi.org/10.31958/jt.v12i1.153
Sholeha, A., & Rabbanie, M. D. (2020). Hafalan Al-Qur’an Dan Hubungannya Dengan Nilai Akademis Siswa. Tarbawi, 17(2), 1–10.
Sugiyono, S. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tosan, D. Z., Rahmah, F., Suryani, S., & Bakar, M. Y. A. (2023). Fitrah Manusia Dalam Perspektif Pendidikan Islam. Jurnal Muassis Pendidikan Dasar, 2(2), 149–160. https://doi.org/10.55732/jmpd.v2i2.73
Wahyuni, I. (2022). Peningkatan Religiusitas melalui Kegiatan Keagamaan Bagi Siswa Madrasah Aliyah. Kifah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 61–70. https://doi.org/10.35878/kifah.v1i1.409
Zubaedi, Z. (2011). Desain Pendidikan Karakter: Konsepsi dan Aplikasinya dalam Lembaga Pendidikan. Kencana.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hasbullah Hasbullah, Ilyas Rozak Hanafi, Nurhasanah Nurhasanah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal. Please also carefully read the International JIEI Author Guidelines at http://journal2.uad.ac.id/index.php/jiei/about/submissions#onlineSubmissions
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities “ tacitly or explicitly “ of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
Copyright
Authors who publish with the Journal of Islamic Education and Innovation agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







