Internalisasi nilai religius edukatif dalam syair seni Doda Idi (Studi kearifan lokal dalam masyarakat Aceh Besar)
DOI:
https://doi.org/10.26555/jiei.v6i2.13838Keywords:
Doda Idi, Edukasi, Internalisasi nilai, Kearifan lokal , ReligiusAbstract
Pendidikan keagamaan pada anak saat ini mengalami tantangan yang signifikan dalam tumbuh kembang perilaku anak. Kearifan lokal semakin menjadi tidak terakomodir di tengah kontestasi media dan teknologi yang berhadapan dengan anak di dalam rumah dan lingkungannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis internalisasi nilai religius edukatif dalam syair seni Doda Idi yang mentradisi di masyarakat Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif studi kasus dengan data wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan analisis isi dan interpretasi hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan seni Doda Idi merupakan bagian dari kearifan lokal masyarakat Aceh, yang digunakan untuk mendidik anak melalui syair bernuansa Islami yang diawali kalimat Lailahaillallah. Syair ini mengenalkan anak pada Allah, Rasul, orang tua, lingkungan sosial, alam, serta peran dan tanggung jawab hidup. Seni Doda Idi relevan sebagai media pendidikan Islam bagi anak-anak karena mengandung nilai-nilai tauhid, ibadah, sosial, dan akhlak. Nilai-nilai tersebut ditanamkan melalui syair indah saat anak tidur agar mudah diingat dan membekas hingga dewasa. Seni ini tetap efektif sebagai media transfer of knowledge dan transfer of value, serta sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan. Doda Idi perlu dilestarikan, dikembangkan, dan disesuaikan dengan zaman sebagai investasi pendidikan karakter pada anak kini dan nanti.
References
Abdul Jalil, Penelitian Sosial Keagamaan, dalam Jurnal Inferensi, Vol 5 No1. 2011.
Abdul Rani Usman, Etnis Cina Perantauan di Aceh, Jakarta: Yayasan Pustaka Obor, 2009.
A. Hasjmy, Kesenian Aceh Bersumber pada Ajaran Islam, Makalah pada Forum University Kebangsaan Malaysia, Agustus 1995.
Azman Ismail, Islam dan Budaya Aceh, Banda Aceh : Ar-Raniry Press, 2009.
Yusri, Yusuf. Syair Doda Idi dan Pendidikan Karakter Keacehan. Majelis Adat Aceh, Banda Aceh, 2013.
Danandjaja. Folklor Indonesia: Ilmu Gosip, Dongeng dan Lain- Lain. Jakarta: Pustaka Utama Grafiti, 2002.
Erni Budi Wati, Islam Sasak , Yogyakarta: LKiS, 2000.
Faisal Mirza & M. Saleh Aksa, Seni Tradisi Lisan Aceh Sebagai Media Pendidikan Rakyat, Variasi, Volume 2, Edisi Khusus, 2010.
Nurgiyantoro, Teori Pengkajian Fiksi. Yogyakarta: Gajah Mada University Press, 1995.
Kartawisastra, H.U. Strategi Klasifikasi Nilai. Jakarta: P3G. Depdikbud, 1980.
Khairil Fazal, Meurukon dalam Masyarakat Pante Bidari Kabupaten Aceh Timur, dalam Skripsi Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry,2014.
M. Hasbi Amiruddin, Aceh dan Serambi Makkah, Banda Aceh: Yayasan Pena, 2008.
Rusjdi Ali Muhammad, Aceh Antara Adat dan Syariat, Banda Aceh: Ar-Raniry Press, 2004.
Rusdi Sufi, dkk, Aceh Tanah Rencong, Yogjakarta: Multi Solusindo Press, 2008.
Mohd Harun, Pengantar Sastra Aceh, Bandung: Citapustaka Media Perintis, 2012.
Muhammad Ibrahim, dkk, Sejarah Daerah Provinsi Istimewa Aceh, Jakarta: Depatemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Sejarah Nasional, 1991.
M. Yunus Jamil, Tawarikh Raja-Raja Kerajaan Aceh, Banda Aceh: Ajdam Kodam Iskandar uda, 1986.
Mulyana, Mengartikulasikan Pendidikan Nilai. Bandung: Alfabeta.2004.
Nasution, S., Metode Reaserch. Jakarta: Bumi Aksara, 2003.
Kartini Kartono, Pengantar Metodologi Riset Sosial, Bandung: Mandar Maju, 1990.
Satori, Djam’an, Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: CV Alfabeta, 2010.
Abdurrahman Fatoni, Metode Penelitian dan Tehnik Penyusunan Skripsi, Jakarta: Rineka Cipta, 2006.
Sukatman. Apresiasi Folklor Nusantara (Teori dan Aplikasinya). Jember: Depdiknas Jember.1992.
Syahrizal Abbas, Persepsi Masyarakat Terhadap Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh, Banda Aceh: Dinas Syariat Islam Pemerintah Aceh, 2014.
Denada, Berlian. (2021). “Bentuk Melodi Syair Saleum Pada Kesenian Meusifeut Sebagai Media Dakwah Di Kemukiman Lamteuba Kabupaten Aceh Besar. (Musica Journal of Music: ISI Padang Panjang).
Zulfahmi, A Gani, Saifuddin. (2019). “Tradisi Meusifeut Dalam Masyarakat Suka Makmur Aceh Besar (Studi Kasus Gampong Baet Mesjid)”. Jurnal Variasi: Vol 11, No. 6. Lhokseumawe: Almuslim.
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Zulfahmi Fahmi, Saifuddin A Gani Gani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal. Please also carefully read the International JIEI Author Guidelines at http://journal2.uad.ac.id/index.php/jiei/about/submissions#onlineSubmissions
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities “ tacitly or explicitly “ of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
Copyright
Authors who publish with the Journal of Islamic Education and Innovation agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







