Implementasi vicarious learning dalam menanamkan nilai ketaatan beribadah pada siswa berkebutuhan khusus di SD Muhammadiyah 3 Samarinda

Authors

  • Ummu Khairin Nisa Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda
  • Nur Kholik Afandi Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

DOI:

https://doi.org/10.26555/jiei.v6i2.12161

Keywords:

Nilai ketaatan, Pembelajaran, Pembiasaan, Siswa berkebutuhan khusus, Vicarious learning

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perilaku siswa berkebutuhan khusus yang belum menunjukkan ketaatan dalam proses pembelajaran. Demikian itu ditunjukkan dengan perilaku seperti seperti keluar masuk kelas tanpa izin selama pembelajaran, tidak fokus saat belajar, menggunakan bahasa kasar yang tidak sesuai dengan usianya, berteriak saat proses pembelajaran berlangsung, serta makan ketika teman-temannya sedang sholat. Tujuan penelitian ini ialah untuk menganalisis  implementasi vicarious learning dalam pembelajaran untuk menanamkan nilai ketaatai pada siswa berkebutuhan khusus di SD Muhammadiyah 3 Samarinda. Metode penelitian yang digunakan ialah jenis penelitian deskriptif. Dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dianalisis dengan model analisis dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan pembelajaran di SD Muhammadiyah 3 menggunakan metode vicarious learning. Dari pembelajaran tersebut memuat penanaman nilai ketaatan pada anak berkebutuhan khusus melalui pembiasaan pelaksanaan sholat dhuha dan sholat dzhuhur berjama’ah, pembelajaran al-Qur’an dengan mengaji tilawati, program sedekah jum’at, dan pembiasaan berdo’’a sebelum mengawali kegiatan. Selain itu, siswa dibiasakan untuk meminta maaf ketika melakukan kesalahan. Dari berbagai aktivitas, siswa memiliki nilai dan karakter taat pada saat pembelajaran. Ketaatan menjadi hal yang dibutuhkan oleh guru dari siswa, sehingga pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan tercapai tujuan pembelajaran yang diharapkan.

References

L. D. Sanga and Y. Wangdra, “Pendidikan Adalah Faktor Penentu Daya Saing Bangsa,” Pros. Semin. Nas. Ilmu Sos. dan Teknol., vol. 5, no. September, pp. 84–90, 2023, doi: 10.33884/psnistek.v5i.8067.

K. Istiqomah, A. G. Ulya, S. Linsiana, and M. Rofiq, “Pendidikan Islam Dalam Sitem Pendidikan Nasional,” Andragogi, vol. 5, no. 1, pp. 51–60, 2023.

U. RI, “Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional,” 2003

R. K. Sadikovna and O. X. A. O’g’li, “The Importance of Inclusive Education In Solving The Problem Of Equality In The Education Of Children With Special Needs,” Web Sci. Int. Sci. Res. J., vol. 4, no. 3, pp. 104–116, 2023.

T. Kuutti, N. Sajaniemi, P. M. Björn, N. Heiskanen, and J. Reunamo, “Participation, involvement and peer relationships in children with special educational needs in early childhood education,” Eur. J. Spec. Needs Educ., vol. 37, no. 4, pp. 587–602, 2022, doi: 10.1080/08856257.2021.1920214.

M. A. Saputri, N. Widianti, S. A. Lestari, and U. Hasanah, “Ragam Anak Berkebutuhan Khusus,” J. Pendidik. Anak Usia Dini, vol. 4, no. 1, pp. 38–53, 2023.

Aningsih, M. S. Zulela, A. Neolaka, V. Iasha, and B. Setiawan, “How is the Education Character Implemented? The Case Study in Indonesian Elementary School,” J. Educ. Soc. Res., vol. 12, no. 1, pp. 371–380, 2022, doi: 10.36941/jesr-2022-0029.

N. Brando, “Children’s Abilities, Freedom, and the Process of Capability-Formation,” J. Hum. Dev. Capab., vol. 21, no. 3, pp. 249–262, Jul. 2020, doi: 10.1080/19452829.2020.1767547.

R. Humaida, K. Z. Putro, I. Anggryani, A. N. Irbah, and N. Fauziah, “Strategi Guru Dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Bagi Anak Berkebutuhan Khusus,” J. Al-Murabbi, vol. 9, no. 1, pp. 97–122, 2023, doi: 10.35891/amb.v9i1.4660.

D. Fronika, A. Putri Listari, D. Olivia, M. Yulistina, and N. Asvio, “Penanaman Nilai-Nilai Islami bagi Anak Berkebutuhan Khusus Tuna Laras,” Ghaitsa Islam. Educ. J., vol. 4, no. 2, pp. 339–346, 2023, [Online]. Available: https://siducat.org/index.php/ghaitsa

K. Asakura, B. Lee, K. Occhiuto, and T. Kourgiantakis, “Observational learning in simulation-based social work education: comparison of interviewers and observers,” Soc. Work Educ. Int. J., vol. 41, no. 3, pp. 300–316, Apr. 2022, doi: 10.1080/02615479.2020.1831467.

J. Lee, “The implication of bandura’s vicarious reinforcement in observational learning for Christian education,” J. Christ. Educ. Korea, vol. 61, pp. 81–107, 2020, doi: 10.17968/jcek.2020..61.003.

A. E. Paraswati, A. A. A. Hartana, and E. D. Kurniawan, “Pengaruh Self-Efficacy Pada Kecemasan Tokoh Utama Dalam Novel A Untuk Amanda Karya Annisa Ihsani,” Semant. J. Ris. Ilmu Pendidikan, Bhs. dan Budaya, vol. 2, no. 1, pp. 281–290, 2024, doi: 10.61132/semantik.v2i1.337.

S. N. Ma’rifah, A. Jalil, and D. M. Hakim, “Upaya Guru Dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Agama Islam Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Yayasan Putra Pancasila,” Vicratina, vol. 8, no. 3, pp. 123–124, 2023.

P. K. Dewi and N. Budiana, Media Pembelajaran Bahasa: Aplikasi Teori Belajar dan Strategi Pengoptimalan Pembelajaran. Universitas Brawijaya Press, 2018. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=ONqFDwAAQBAJ

J. Suprihanto, Manajemen. UGM PRESS, 2018. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=5cdVDwAAQBAJ

Suhirman, Konsep dan Implementasi Penelitian Pembelajaran Kooperatif. Samudra Biru, 2018. [Online]. Available: https://books.google.co.id/books?id=Kt90EAAAQBAJ

S. Warini, Y. N. Hidayat, and D. Ilmi, “Teori Belajar Sosial Dalam Pembelajaran,” ANTHOR Educ. Learn. J., vol. 2, no. 4, pp. 566–576, 2023, doi: 10.31004/anthor.v2i4.181.

R. Hermawan, “Pengajaran Sholat Pada Anak Usia Dini Perspektif Hadis Nabi Muhammad Saw,” Insa. J. Pemikir. Altern. Kependidikan, vol. 23, no. 2, pp. 282–291, 2018, doi: 10.24090/insania.v23i2.2301.

K. R. Firmansyah, “Implementasi Pembelajaran Sholat Terhadap Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Tunarungu Di SLB Negeri Purbalingga,” 2024.

M. Musradinur, J. Harnedi, and E. Saputra, “Upaya Guru Tahsin dalam Meningkatkan Kualitas Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an di SMP IT Cendikia Takengon,” Ta’dib, vol. 11, no. 2, pp. 1–5, 2022, doi: 10.54604/tdb.v12i2.34.

M. Chelvin, M. Yusuf HM, and M. I. Rahman, “Konsep Sedekah Hari Jum’at TK IT Al - Muthma’innah Kota Jambi (Studi Living Hadis),” Thobaqot, vol. 1, no. 2, pp. 209–232, 2023.

W. Wahid, Lalu Abdurrachman, Kartika and Suharti, “Religious Guidance and Counseling Strategies In Building The Independence Of Prayer Services For Children With Disabilities At Slb Negeri 1 Mataraman,” J. Komun. dan Pengemb. Masy. Islam, vol. 20, no. 1, pp. 179–196, 2022.

E. Kohn, Y. Boukai, and B. S. Feldman, “The prayer experience of youngsters using augmentative and alternative communication in haredi (Jewish ultra-orthodox) educational settings,” J. Beliefs Values, vol. 45, no. 4, pp. 454–474, Oct. 2024, doi: 10.1080/13617672.2023.2176703.

U. Oktaliana, M. V. Roesminingsih, and S. Suhanadji, “Parenting style in building learning motivation in children: A case study in migrant workers’ families in Indonesia,” Int. J. Educ. Stud. Soc. Sci., vol. 1, no. 3, pp. 102–109, 2021, doi: 10.53402/ijesss.v1i3.22.

H. Hasmirati, N. SY, M. Mustapa, H. Dermawan, and I. P. A. D. Hita, “Motivation and Interest: Does It Have an Influence on Pjok Learning Outcomes in Elementary School Children?,” J. Res. Rev. Educ. Innov., vol. 1, no. 2, pp. 70–78, 2023, doi: 10.47668/jrrei.v1i2.785.

Published

2026-04-22