Quo Vadis Kebijakan Affirmative Action dalam Sistem Demokrasi di Indonesia

Authors

  • Amelia Oktaviani Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan
  • Megawati Megawati Fakultas Hukum Universitas Ahmad Dahlan

DOI:

https://doi.org/10.12928/adlp.v1i2.4730

Keywords:

Affirmative Action, Demokrasi, Pemilihan Umum

Abstract

Secara umum adanya penelitian ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan kebijakan affirmative action di Indonesia dan apakah pelaksanaan tersebut mencerminkan nilai-nilai keadilan beserta kendala-kendala apa saja dalam pelaksanaan kebijakan affirmative action tersebut. Dari hasil penelitian yuridis normatif ini menemukan fakta bahwa  kebijakan affirmative action di Indonesia sendiri telah mulai diterapkan sejak pemilihan umum 2004 lalu. Akan tetapi dari sejak awal kebijakan tersebut diterapkan hingga saat ini belum pernah ada satu pun pemilihan umum yang berhasil mencapai angka 30 % keterwakilan perempuan di lembaga legislatif. Selain itu, pelaksanaan kebijakan affirmative action pun belum sepenuhnya dapat mencerminkan nilai-nilai keadilan. Di sisi lain, pelaksanaan kebijakan affirmative action juga terkendala oleh faktor sosio-kultural dan struktural seperti masih tertanam kuatnya budaya patriarki di masyarakat, adanya stereotipe terhadap perempuan, adanya beban ganda yang dipikul oleh perempuan, kurangnya modal politik, sosial dan ekonomi perempuan, adanya model politik yang masih sangat maskulin, belum optimalnya fungsi partai politik dan kurangnya political will untuk memperkuat regulasi dan implementasi kebijakan affirmative action dalam sistem demokrasi di Indonesia.

References

Aprita, Serlika & Adhitya, Rio. (2020). Filsafat Hukum. Depok: PT. RajaGrafindo Persada.
Arief Hidayat. (2017). Negara Hukum Berwatak Pancasila. doi : https://pusdik.mkri.id/materi/materi_92_Makalah%20Negara%20Hukum%20Berwatak%20Pancasila_Hakim%20Konstitusi%20Prof.%20Arief%20Hidayat.pdf.
Azizah, Nur. (2014). Advokasi Kuota Perempuan di Indonesia. Yogyakarta: LP3 UMY & Jurusan Ilmu Hubungan Internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.
Dwi Astuti. (2020). Melihat Konstruksi Gender Dalam Proses Modernisasi di Yogyakarta. Jurnal Populika. Vol 8, No 2. doi : https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://ejournal.widyamataram.ac.id/index.php/populika/article/download/131/98&ved=2ahUKEwismqLthZDzAhXR7HMBHQXZDQMQFnoECBMQAQ&usg=AOvVaw3YkcU0iAAISjhvVPC6x-31.
Farkhani, dkk. (2018). Filsafat Hukum; Merangkai Paradigma Berpikir Hukum Post Modernisme. Solo: Kafilah Publishing.
Ferry Irawan Febriansyah. (2017). Keadilan Berdasarkan Pancasila sebagai Dasar Filosofis dan Ideologis Bangsa. DIH Jurnal Ilmu Hukum. Vol. 13 No.25. doi:https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct= j&u rl=http://jurnal.untagsby.ac.id/index.php/dih/article/download/1545/1310&ved=2ahUKEwjB0NKy4aryAhX48XMBHcXcAlwQFnoECBsQAQ&usg=AOvVaw3WW7jQIUcroHjiW6rcjhDZ.
Handayani, dkk. (2018). Peranan Filsafat Hukum dalam Mewujudkan Keadilan. Jurnal Muara Ilmu Sosial, Humaniora, dan Seni. Vol. 2, No. 2. doi:https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://journal.untar.ac.id/index.php/jmishumsen/article/download/2572/2818&ved=2ahUKEwj81qXI9cXyAhWx6nMBHdGnDksQFnoECC4QAQ&usg=AOvVaw3g5qrbgC83pd24jo0ilq2N.
Jeffery M. Paige. (1971). Political Orientation and Riot Participation. American Sociological Review. Vol. 36(10). doi: https://id.booksc.org /book/15489134/796a5b.
Lati Praja Delmana dkk. (2018). Konstruksi Indikator dan Formula Penilaian Kualitas Pemilihan Umum di Indonesia. JJPPUMA: urnal Ilmu Pemerintahan dan Sosial Politik UMA. Vol 7(1). doi: http://www.ojs.uma.ac.id/index.php/jppuma/article/view/2000.
Mahfud, Mohammad. (2017). Membangun Politik Hukum Menegakan Konstitusi. Depok: Rajawali Press.
Muhammad Helmi. (2015). Konsep Keadilan dalam Filsafat Hukum dan Filsafat Hukum Islam. Vol. XIV. No. 2. doi:https://journal.iain-samarinda.ac.id/index.php/mazahib/article /view/342
Mujar Ibnu Syarif. (2016). Spirit Piagam Jakarta dalam Undang-Undang Dasar 1945. Jurnal Cita Hukum, Fakultas Syariah dan Hukum UIN Jakarta. Vol.4 No.1. doi : 10.15.408/jch.v4i1.3568.2016.4.1.15-32.
Muntoha. (2009). Demokrasi dan Negara Hukum. Jurnal Hukum. Vol. 16 No. 3. doi:https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://media.neliti.com/media/publications/84235-ID-demokrasi-dan-negarahukum.pdf&ved=2ahUKEwiFvcyYvrnyAhVaVisKHQWCChYQFnoECAQQAQ&usg=AVaw2wuhJjJson5x1XpO3kOu1h.
Noer, Deliar. (1983). Pengantar ke Pemikiran Politik. Jakarta : Rajawali.
Putra Astomo. (2018). Prinsip-Prinsip Negara Hukum Indonesia Dalam UUD NRI Tahun 1945 Jurnal Hukum Unsulbar. Vol. 1. No. 1. doi: https://scholar.google.co.id/scholar?hl=en&as_sdt=0%2C10&q=prinsip+prinsip+nomokrasi+islam&btnG=#d=gs_qabs&u=%23p%3DTL8wZeue0ZcJ.
Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 22-24/PUU-VI/2008 tentang Pengujian Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2008 10 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Rini Sulastri. (2020). Hambatan dan Tantangan Perempuan Anggota Legislatif Pasca Affirmative Action. Jurnal Khasanah Multidisiplin. Vol 8, No.1. doi:https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://journal.uinsgd.ac.id/index.php/kl/article/download/10361/4952&ved=2ahUKEwj52LCmiZDzAhVFU30KHZd5AEEQFnoECAQQAQ&usg=AOvVaw1n51mGt3gw0izY7xjG7Wkc
Sasongko, Wahyu. (2013). Sejarah Tata Hukum Indonesia. Lampung : PKKPUU Fakultas Universitas Lampung.
Soekanto, Soerjono & Mamuji, Sri. (2013). Penelitian Hukum: Suatu Tinjaun Singkat. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Totok Inwantoro. (2014). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Rendahnya Tingkat Partisipasi Politik Perempuan Pada Pemilu Legislatif DPRD Kabupaten Mojokerto 2014. Journal of Politic and Government Studies. Vol 3(3) doi: https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jpgs/article/ view/5776.
Undang-Undang Dasar Tahun 1945
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2008 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2002 Tentang Partai Politik.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2017 Tentang Pemilihan Umum.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Undang-Undang Republk Indonesia Nomor 12 Tahun 2003 Tentang Pemilihan Umum Anggota Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah.
Urbanus Ura Weruin. (1997). Keadilan Sosial dan Demokrasi. Era Hukum-Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum. No 12. doi : http://journal.untar. ac.id/index.php/hukum/article/viewFile/ 5307/3365.
Wahyuningsih, Tri & Darojat, Abdurrahman. (2017). Hubungan Eksekutif-Legislatif 2009-2014. Yogyakarta: Triwacana.
Wandi, Gusri. (2015). Konstruksi Maskulinitas Macho dari Pandangan Etnisitas (Analisis Gender pada Mahasiswa Fisip USU). (Skripsi, Universitas Sumatera Utara, Indonesia).
Zaenal Mukarom. (2008). Perempuan dan Politik: Studi Komunikasi Politik tentang Keterwakilan Perempuan di Legislatif. Mediator. Vol. 9 No. 2. doi: https://pdffox.com/perempuan-dan-politik-pdf-free-b-164870-pdf-free.html.
Zuhraini. (2014). Kontribusi Nomokrasi Islam (Rule Of Islamic Law) Terhadap Negara Hukum Pancasila. Al-Adalah. Vol XII, No. 1. doi: http://103.88.229.8/index.php/adalah/article/view/182.

Downloads

Published

2021-10-19

Issue

Section

Articles