MAKNA SALĀM DALAM AL-QUR’AN (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce)

Authors

  • Nurun Nisaa Baihaqi Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.12928/taqaddumi.v1i1.4108

Keywords:

Salam, al-Qur’an, semiotika, Peirce

Abstract

SalÄm selama ini dipahami oleh masyarakat luas sekedar sebagai ungkapan atau kalimat sapaan yaitu assalÄmu‘alaikum dan wa‘alaikumussalam. Padahal dalam  al-Qur’an salam dapat dimaknai secara luas. Penelitian ini bertujuan menemukan tanda-tanda dari kata salÄm yang terdapat dalam beberapa ayat al-Qur’an dengan menggunakan pendekatan semiotika. Dalam hal ini, penulis menggunakan teori semiotika Charles Sanders Peirce yaitu trikotomi (representamen, obyek dan interpretan) untuk mengungkap makna salÄm dalam al-Qur’an sebagai tandanya. Adapun metode penelitian ini adalah analisis isi kualitatif yaitu penelitian yang bertujuan mengidentifikasi pesan suatu media sebagai obyek penelitiannya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa salÄm tidak hanya dimaknai kalimat atau ucapan salam (assalÄmu’alaikum dan wa’alaikumussalÄm), akan tetapi juga bermakna al-SalÄm (nama Allah), al-khair  (kebaikan dalam ucapan dan tindakan), al-tsanÄ al-ḥasan (pujian yang baik kepada para Nabi), al-salÄmah min al-syarri  (selamat dari keburukan) dan aspek eskatologis yaitu penghormatan kepada para ahli surga dan dÄr al-salÄm (surga). Penelitian seperti ini perlu dikembangkan agar dapat memperluas kajian al-Qur’an dan membuktikan fleksibilitas al-Qur’an di berbagai ruang dan waktu.

References

Ahmad, Jumal. Desain Penelitian Analisis Isi (Content Analysis), 2018.
Al-Ashfahani, Al-Raghib. Kamus Al-Qur’an. 2 ed. Depok: Pustaka Khazanah Fawa’id, 2017.
Al-Baqi, Muhammad Fu’ad Abd. Al-Mu’jam al-Mufaḥrās Li al-Fāẓ al-Qur’ān al-Karīm. Mesir: Dar Al-Hadist, 1945.
Al-Dhamighani, Husain bin Muhammad. Qamūs Al-Qur’ān Aw Ishlāh al-Wujūh al-Nazhāir. Berut: Dar al-’Ilmi lil Malayyin, 1983.
Al-Nabhani, Yusuf. Ringkasan Riyadhus Shalihin. Bandung: Irsyad Baitus Salam, 2006.
Al-Sa’di, Abdul Rahman Bin Nashir. Taysīr Al-Karīm al-Rahmān Fī Tafsīr Kalām al-Mannān. 2 ed. Riyadh: Darussalam, 2002.
Al-Shiddieqy, Teungku Muhammad Hasbi. Tafsir Al-Quranul Majid An-Nuur 4. 2 ed. Semarang: PT. Pustaka Rizki Putra, 2000.
Anjela, Maya. “Makna As-Salam Dalam al-Qur’an Kajian Komparatif Antara Tafsir Ibnu Katsir, Hamka Dan Quraish Shihab.” UIN Suska (2015).
Daryanto. Kamus Bahasa Indonesia Lengkap. Surabaya: Apollo Lestari, 1997.
Eriyanti, Ribut Wahyu, Kartika Tiara Syarifuddin, Kasem Datoh, dan Eka Yuliana. Linguistik Umum. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia, 2020.
Hidayatullah, Furqan Syarif. “Salam Dalam Perspektif Islam.” Ta’lim: Jurnal Pendidikan Agama Islam 9, no. 1 (2011).
Hikmah, Nur. “Analisis Unsur Tabsyir dan Tandzir dalam Dakwah Ustadz Adi Hidayat.” UIN ar-Raniry, 2019.
Humam, Abdul Wadud Kasful. “Semiotika Dan Relevansinya Dengan Kajian Al-Qur’an.” al-Itqan 4 (2018).
Katsir, Imam Ibnu. Tafsir Ibnu Katsir Jilid 4. Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2004.
———. Tafsir Ibnu Katsir Jilid 6. Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2004.
———. Tafsir Ibnu Katsir Jilid 7. Bogor: Pustaka Imam Asy-Syafi’i, 2004.
Kumparan. “Arti Assalamualaikum Dan Janganlah Menyingkat Salam.” Kumparan. Last modified 2020. Diakses Mei 12, 2021. https://kumparan.com/berita-update/arti-assalamualaikum-dan-janganlah-menyingkat-salam-1uqlmRZNczs/full.
Lantowa, Jafar, Nila Mega Marahayu, dan Muh Khairussibyan. Semiotika: Teori, Metode, Dan Penerapannya Dalam Penelitian Sastra. Sleman: Deepublish, 2012.
Mardiyah, Badiatul. “Pesan Dakwah Dalam Film Insyaallah Sah (Analisis Semiotik Charles Sanders Pierce).” UIN Sunan Ampel, 2019.
McAuliffe, Jane Dammens. Encyclopaedia of the Qur’ān Vol. 1. Diedit oleh Jane Dammen McAuliffe, Claude Gilliot, William A Graham, Wadad Kadi, Andrew Rippin, Monique Bernards, dan John Nawas. 1 ed. Leiden: Brill, 2001.
Misak, C. J. The Cambridge Companion to Peirce. Cambridge, U.K.: Cambridge University Press, 2004.
Munawwir, Ahmad Warson. Al-Munawwir Kamus Arab - Indonesia. Surabaya: Pustaka Progressif, 1997.
Munawwir, Ahmad Warson, dan Muhammad Fairuz. Al-Munawwir Kamus Indonesia - Arab. Surabaya: Pustaka Progressif, 2007.
Muzakki, Akhmad. “Kontribusi Semiotika Dalam Memahami Bahasa Al-Qur’an.” Islamica 4, no. 1 (2009).
Najiib, Wildaanun. “Pesan Dakwah Lirik Lagu Bocah Ngapa Yak Grup Band Wali (Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce).” IAIN Ponorogo, 2020.
Nasution, Syamruddin, dan Khoiruddin Nasution. “Mengkaji Nilai Salam Dalam Al-Qur’an (Kajian Tafsir Tematik).” Jurnal Ushuluddin 25, no. 1 (2017): 56.
Ningrum, Dewi Aprilia. “Semiotika ’Aduww Sesama Manusia Dalam al-Qur’an: Perspektif Charles Sanders Peirce.” UIN Syarif Hidayatullah, 2018.
Peirce, Charles S., dan James Hoopes. Peirce on Signs: Writings on Semiotic. Chapel Hill: University of North Carolina Press, 1991.
Peirce, Charles S., Nathan Houser, dan Christian J. W. Kloesel. The Essential Peirce: Selected Philosophical Writings. Bloomington: Indiana University Press, 1992.
RI, Depag. Al-Qur’an Dan Terjemahnya. Jakarta: PT Syamil Cipta Media, 2004.
Rosalina, Vina. “Pesan Dakwah Dalam Kisah Abu Nawas (Studi Analisis Semiotika Charles Sanders Peirce).” Syntax Fusion: Jurnal Nasional Indonesia 1, no. 1 (2020).
Shihab, Muhammad Quraish. Wawasan Al-Qur’an Tafsir Maudhu’i Atas Pelbagai Persoalan Umat. 13 ed. Bandung: Mizan, 1996.
Solihat, Ilmi. “Makna dan Fungsi Patung-Patung di Bundaran Citra Raya Kabupaten Citra Raya Kabupaten Tangerang Provinsi Banten (Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce).” Jurnal Membaca 2, no. 2 (2017).
Suherdiana, Dadan. “Konsep Dasar Semiotik Dalam Komunikasi Massa Menurut Charles Sanders Peirce.” Jurnal Ilmu Dakwah 12, no. 4 (2008).
Wibowo, Indiwan Seto Wahyu. Semiotika Komunikasi Aplikasi Praktis Bagi Penelitian Dan Skripsi Komunikasi. 2 ed. Jakarta: Mitra Wacana Media, 2013.

Downloads

Additional Files

Published

2021-06-30

Issue

Section

Articles