Tradisi Pembuatan Jukung Sewangi: Kajian Warisan Budaya Takbenda melalui Perspektif Social Models

Authors

  • Andhika Yudha Pratama Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Dini Putri Ratna Meritasari Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Wiji Astuti Universitas Negeri Malang, Indonesia
  • Daya Negri Wijaya Universitas Negeri Malang, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.12928/mms.v7i2.16785

Keywords:

Jukung Sewangi, Masyarakat Banjar, Pewarisan Budaya, Social Models, Warisan Budaya Takbenda

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pewarisan pengetahuan tradisional dalam tradisi pembuatan Jukung Sewangi di Pulau Sewangi, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan melalui perspektif Social Models sebagai kerangka pembelajaran sosial dalam pewarisan budaya antargenerasi. Kesenjangan penelitian ini terletak pada tradisi pembuatan jukung sebagai warisan budaya takbenda menghadapi tantangan berupa menurunnya jumlah pengrajin serta rendahnya minat generasi muda untuk melanjutkan keterampilan tradisional. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengrajin senior, generasi muda, tokoh masyarakat, dan pemerintah daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pewarisan pengetahuan tradisional berlangsung melalui mekanisme observasi terhadap pengrajin senior sebagai model sosial, imitasi keterampilan dalam proses pembuatan jukung, partisipasi langsung melalui praktik learning by doing, serta penguatan sosial yang diperoleh dari lingkungan komunitas pengrajin. Proses tersebut tidak hanya mentransmisikan pengetahuan dan keterampilan teknis pembuatan jukung, tetapi juga menginternalisasikan nilai-nilai budaya, identitas maritim, dan solidaritas sosial masyarakat Banjar. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa perspektif Social Models mampu menjelaskan keterkaitan antara proses pembelajaran sosial dan keberlanjutan warisan budaya takbenda. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian pewarisan budaya dengan menunjukkan bahwa keberlanjutan tradisi tidak semata ditentukan oleh transfer keterampilan teknis, tetapi juga oleh pembentukan identitas dan relasi sosial yang berlangsung melalui interaksi antargenerasi dalam komunitas budaya. 

References

Alhamdany, M. S., Maulana, Bima, A., Afnanda, M., & Zulkifli, M. (2025). Pelestarian Budaya Banjar Dalam Kurikulum Merdeka: Strategi Integrasi Melalui Pendekatan Pendidikan Formal Dan Nonformal. Al-Dirosah, 2(2). https://jurnal.iaidarussalam.ac.id/index.php/pai/article/view/403

Ariyani, R. (2021). Eksistensi dan Perubahan Fungsi Jukung bagi Masyarakat Banjar. Open Science Framework. https://doi.org/10.31219/osf.io/gzw92

Bandura, A., & Walters, R. H. (1977). Social learning theory. asecib.ase.ro. http://www.asecib.ase.ro/mps/Bandura_SocialLearningTheory.pdf

Cahyati, S., Hanyu, L., & Suswandi, I. (2025). Analisis Pola Penamaan Orang Jawa di Dusun Srepeng, Semanu, Gunungkidul: Kajian Antropolinguistik. MIMESIS, 6(2), 106–126. https://doi.org/10.12928/mms.v6i2.13387

Delfina, D., Pratama, A. Y., Larasati, A. D., Sakina, F. P., & Meritasari, D. P. R. (2025). Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Laboratorium Sosial pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di SMK Negeri 3 Malang. Jurnal Studi Guru Dan Pembelajaran, 8(3), 2173–2190. https://doi.org/10.30605/jsgp.8.3.2025.7262

Dewi Julianti, Y. D., Wuyi, Z., & Suswandi, I. (2026). Analisis Perluasan Makna Kata Kocak pada Gen-Z: Kajian Semantik. MIMESIS, 7(1), 72–82. https://doi.org/10.12928/mms.v7i1.15586

Fahruddin, M. P. (2026). Psiko-Linguistik. Bahasa Dan Sastra Indonesia.

Hakim, A. R., Aji An’Amta, D. A., Inayaturrahmanc, M. H., Syabani, M. W., & Nabila, S. (2022). Jukung Sewangi: Representasi Identitas Lokal Perahu Tradisonal dari Kalimantan Selatan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 12(2), 1. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v12i2.14879

Harisatunisa, H., & Sauqi, C. (2023). Implementasi Pembelajaran Kontekstual Berbasis Budaya Lokal Penginyongan. Jurnal Kependidikan, 11(2), 211–225. https://doi.org/10.24090/jk.v11i2.8641

Herlina, H., Mutiani, M., & Jumriani, J. (2024). Function Jukung for Community Economic Activities in Lok Baintan Village, Sungai Tabuk District, Banjar District. Indonesian Journal of Science Education and Applied Science, 4(1), 16. https://doi.org/10.20527/i.v4i1.12572

Hidayat, A. Z. (2022). Budaya Sedekah Laut: Tradisi dan Konflik. Penerbit Literasi Nusantara.

Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2009). Models of Teaching (Eight ed.). In New York: Perason Education Inc.

Larasati, A. D., Meritasari, D. P. R., Pratama, A. Y., Sakina, F. P., Nagari, P. M., & Indriana, S. E. (2025). Alih Media Sumber Belajar Sejarah Morfologi Candi Penataran sebagai Inspirasi Karya Wastra: Integrasi Mixed Media dan Teknik Eksperimental. Dinamika Sosial: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial, 4(4), 371–389. https://doi.org/10.18860/dsjpips.v4i4.19540

Lediya, M., Adrizal, A., & Hariyadi, M. A. (2025). Penguatan Potensi Sdm Wisata Dan Ekonomi Kreatif Desa Pulau Sewangi Berdasarkan Kearifan Lokal. Action Research Literate, 9(2), 571–583. https://doi.org/10.46799/arl.v9i2.2824

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. 3rd. Thousand Oaks, CA: Sage.

Muhjad, M. H., Fahmanadie, D., Mursalin, A., Redhani, M. E., Pratama, M. A., Maulida, S., Wardana, R., Hidayati, H., Fadilla, M. R., Kismiati, K., & Hafizhah, A. N. (2023). Program Pendampingan Penyusunan Peraturan Desa sebagai Upaya Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Lahan Basah di Desa Pulau Sewangi Kabupaten Barito Kuala. Jurnal Pengabdian Al-Ikhlas, 9(2). https://doi.org/10.31602/jpaiuniska.v9i2.12579

Mutiya, H., & Hakim, A. R. (2024). Simbol Dalam Relasi Sosial Antara Pedagang dan Pengunjung Pasar Terapung Lok Baintan. Huma: Jurnal Sosiologi, 3(1), 51–63. https://doi.org/10.20527/h-js.v3i1.83

Najmi, A., Subiyakto, B., Nadilla, D. F., & Mansyur, M. (2024). Industri Pembuatan Jukung di Desa Pulau Sewangi Kecamatan Alalak Kalimantan Selatan Tahun 2010-2022. Satwika : Kajian Ilmu Budaya Dan Perubahan Sosial, 8(2), 343–354. https://doi.org/10.22219/satwika.v8i2.35013

Nugroho, A. (2017). Komunitas Sastra Jawa: Penciptaan, Penerbitan, dan Pergelaran Tembang Macapat. SEMIOTIKA: Jurnal Ilmu Sastra dan Linguistik. https://semiotika.jurnal.unej.ac.id/index.php/SEMIOTIKA/article/view/6540

Oktafiani, S. N., & Zaitun, Z. (2026). Etnopedagogi Tradisi Turun Pompong: Internalisasi Nilai Karakter Maritim pada Siswa di Pulau Mantang. Jurnal Simki Pedagogia. https://jurnal.unpkediri.ac.id/index.php/JSP/article/view/1658

Pratama, A. Y., Larasati, A. D., Wafa, A. F., Meritasari, D. P. R., & Agatha, S. (2026). Ethno-photography of Selorejo’s eco-cultural resilience for Civic education courses. Curricula: Journal of Curriculum Development, 5(1). https://doi.org/10.17509/curricula.v5i1.198

Puspitawati, Y., & Sabardila, A. (2021). Pengembangan warisan budaya tradisional menuju ekowisata dusun giyanti wonosobo. Jurnal Penelitian Humaniora. https://journals.ums.ac.id/index.php/humaniora/article/view/11364

Putri, A. M., Arwinda, V. P., & Khoirunisa, D. S. (2026). Pemanfaatan Warisan Sejarah Lokal sebagai Media Pembelajaran IPS Kelas V SD untuk Mendukung Pelestarian Budaya (SDG 11). Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar. https://journal.unpas.ac.id/index.php/pendas/article/view/44097

Sabila, N., Safitri, D., & Sujarwo, S. (2025). Pelestarian Nilai Budaya Melalui Pendidikan Di Tengah Arus Globalisasi. In Jurnal Intelek Insan Cendikia.

Sari, V. N. I., Fajarsari, D. D., & Mulyana, A. T. (2026). Lanskap Linguistik di Museum Provinsi Kalimantan Barat: The Linguistic Landscape in the West Kalimantan Provincial Museum. Caraka: Jurnal Ilmu Kebahasaan dan Kesastraan. https://jurnal.ustjogja.ac.id/index.php/caraka/article/view/22450

Subiyakto, B., Mutiani, M., Faisal, M., & Mutaqin, M. A. (2020). Social Interaction of Jukung Craftsmen in Pulau Sewangi, Alalak, Barito Kuala. The Innovation of Social Studies Journal, 1(2), 102. https://doi.org/10.20527/iis.v1i2.2023

Sulastri, Y., & Apriyani, T. (2021). Tradisi Kepungan Tumpeng Tawon Desa Mangunweni Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen: Kajian Folklor. In MIMESIS. https://doi.org/10.12928/mms.v2i2.4328

Suwandari, K., Wahyuni, S., Rahma, R. A., & Ahmad. (2022). Transformasi Nilai-Nilai Tradisi Sayan Sebagai Upaya Mempertahankan Solidaritas Masyarakat. Diklus : Jurnal Pendidikan Luar Sekolah. https://doi.org/10.21831/diklus.v6i2.53233

Widaningsih, W., & Herlambang, Y. T. (2025). Sundanese culture-based character learning program" Gelar Nyunda"(Case study at SDN 172 Andir Kidul, Bandung City). Curricula: Journal of Curriculum Development. https://doi.org/10.17509/curricula.v4i2.86745

Yati, R. (2022). Kehidupan Sosial Budaya dan Ekonomi Masyarakat di Tepian Sungai Banjarmasin dan Potensi Sungai dalam Sektor Pariwisata. https://doi.org/10.31219/osf.io/f46tn

Published

2026-07-19

Issue

Section

Articles