Metafora dalam Naskah Sunda Kuno Sanghyang Siksakandang Karesian: Kajian Semantik Kognitif

Authors

  • Salehudin Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia
  • Rizki Putra Zuwandono Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia
  • Ahmad K. Ridho Al-Khudri Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.12928/mms.v7i2.16118

Keywords:

Manuskrip, Metafora, Semantik, Skema citra, Sunda

Abstract

Penelitian ini mengkaji penggunaan metafora konseptual dalam naskah Sunda Kuno Sanghyang Siksakandang Karesian melalui pendekatan semantik kognitif. Kajian ini bertujuan mendeskripsikan secara komprehensif bentuk-bentuk metafora serta skema citra pra-konseptual yang mendasari konstruksi pemaknaan dalam teks tersebut. Dengan menerapkan metode deskriptif kualitatif, data lingual dikumpulkan melalui teknik pembacaan mendalam dan diidentifikasi menggunakan perangkat Metaphor Identification Procedure (MIP) dari Pragglejaz Group. Analisis data dilakukan dengan memanfaatkan teori klasifikasi metafora dari Saeed serta teori skema citra yang dikembangkan oleh Croft dan Cruse. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metafora dalam naskah abad ke-16 ini terbagi ke dalam empat bentuk utama, yaitu metafora konvensional, sistematis, asimetris, dan abstraksi. Selain itu, ditemukan beberapa pola skema citra yang mendasari penataan gagasan tersebut, meliputi skema kekuatan (force), wadah (container), dan eksistensi (existence). Lebih dari sekadar unsur stilistika atau hiasan retoris permukaan, temuan ini secara tegas memperlihatkan bahwa metafora berfungsi sebagai representasi dari cara pandang (worldview) dan sistem konseptual masyarakat Sunda Kuno dalam mengorganisasikan pengalaman hidup serta nilai-nilai moral keagamaan yang abstrak melalui pengalaman fisik yang konkret. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah penting bagi perkembangan studi linguistik kognitif Nusantara dengan memetakan integrasi data filologis lokal dan struktur kognitif global, sekaligus mengisi rumpang akademik dalam studi evolusi semantik naskah daerah secara diakronis.

Author Biographies

Salehudin, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia

Prodi Angklung dan Musik Bambu

Rizki Putra Zuwandono, Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, Indonesia

Prodi Angklung dan Musik Bambu

References

Agustina, M. (2024). Pengantar Ilmu Bahasa: Linguistik Umum.

Burhanuddin, B. (2019). Pengembangan Bahasa Sumbawa Standard melalui Penawaran Konsep Tata Aksara Bahasa Sumbawa. In Lingua: Jurnal Bahasa dan Sastra. https://doi.org/10.15294/lingua.v15i1.14567

Cahyani, V., & Apriyani, T. (2022). Karakteristik Kebahasaan Tokoh Perempuan dan Laki-Laki dalam Film Pendek. Mimesis, 3(1), 48–57. https://doi.org/10.12928/mms.v3i1.5558

Chaer, A. (1994). Linguistik Umum. Jakarta: Rineka Cipta.. 2007. In Linguistik Umum.

Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative Inquiry and Research Design Choosing Among Five Approaches (4th Edition ed.). Sage Publishing.

Croft, W., & Cruse, D. A. (2004). Cognitive Linguistics. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/CBO9780511803864

Darmadali, W. S., & Mawaddah, N. (2022). The impact of literature for Indonesian sustainable tourism. International Journal Education, Islamic Studies, and Local Wisdom. https://doi.org/10.46870/iceil.v1i1.475

Dessiliona, T., & Nur, T. (2018). Metafora Konseptual dalam Lirik Lagu Band Revolverheld Album in Farbe (Conceptual Metaphor in Songs Lyric Revolverheld Band Album in Farbe). SAWERIGADING, 24(2), 177. https://doi.org/10.26499/sawer.v24i2.524

Djajasudarma, T. F. (2010). Metode Linguistik: Ancangan Metode Penelitian dan Kajian (Cetakan Ketiga). In Bandung: Eresco.

Ekadjati, S. (2014). Edi. Kebudayaan Sunda, Suatu Pendekatan Sejarah. Bandung: PT Dunia Pustaka Jaya.

Fitriana, A. (2023). Deiksis Persona Dan Konstruksi Subjek Pengujar Dalam Teks Ādiparwa. Mabasan. https://doi.org/10.62107/mab.v17i2.803

Group, P. (2007). MIP: A Method for Identifying Metaphorically Used Words in Discourse. Metaphor and Symbol, 22(1), 1–39. https://doi.org/10.1080/10926480709336752

Isnendes, R. (2023). Material artifacts of Sundanese looms bearing Nyai Pohaci in the story of the Lutung Kasarung pantun. Indonesian Journal of Applied Linguistics. https://doi.org/10.17509/ijal.v12i3.47942

Jackendoff, R. (2019). Conceptual semantics. Semantics: Theories.

Jahdiah, N. (2019). Kesantunan Berbahasa Tuturan Suami Istri Keluarga Banjar: Tinjauan Sosiopragmatik. MADAH, 10(2), 161–170. https://doi.org/10.31503/madah.v10i2.6

Lakoff, G., & Johnson, M. (2004). Metafory, kotorymi my zhivem [Metaphors we live by]. In Translated from English. Moscow: Editorial URSS.

Lyra, H. M., Sobarna, C., Djajasudarma, F., & Gunardi, G. (2016). Citra Hate’Hati’dalam Metafora Orientasional dalam Bahasa Sunda. In Metalingua.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. 3rd. Thousand Oaks, CA: Sage.

Noordiana, N., Juwariyah, A., & Inda, F. (2017). The Impact of Tayub Exploitation on The Tradition and Life of Javanese Society. Harmonia: Journal of Arts Research and Education, 16(2). https://doi.org/10.15294/harmonia.v16i2.7514

Noviana, E. (2021). Perbedaan Struktur Aksara Sunda Pra-Islam di atas Bahan Organik sebagai Bukti Masyarakat Sunda Aktif dalam Budaya Tulis. Sundalana. https://jurnal.unpad.ac.id/sundalana/article/view/38964

Nursalimah. (2014). Kosakata Arkaik, Kuno, Dan Usang Pada Roman Tjarita Mantri Djero. Universitas Padjadjaran.

Prastya, H. (2024). Budaya Aksara Kawi Sunda:(Tinjauan Umum Atas Kodeks dan Fungsi Kodeks dalam Tradisi Sunda Kuno Serta Analisa Paleografi atas Aksara di Teks-Teks Tersebut. Jumantara: Jurnal Manuskrip Nusantara. https://doi.org/10.37014/jumantara.v15i1.5037

Roosmawanto, N. B. K., & Suswandi, I. (2023). Makna Metaforis dalam Puisi “Sajak Pertemuan Mahasiswa” Karya W.S. Rendra melalui Tinjauan Semantik Stephen Ullmann. MIMESIS, 4(1), 12–22. https://doi.org/10.12928/mms.v4i1.6969

Salehudin, S., Gunardi, G., & Indira, D. (2022). Aspek Kebudayaan dalam Toponimi pada Naskah Bujangga Manik: Kajian Linguistik Antropologi. Metahumaniora. https://doi.org/10.24198/metahumaniora.v12i1.37741

Samsudin, S., Sari, M., Sudrajat, D., Gianistika, C., Dako, R. T., Sukarismanti, Ruing, H. F., Nuramila, Yulianda, A., & Bouti, S. (2024). Linguistik Umum. Yayasan Kita Menulis.

Sauerland, U. (2003). A new semantics for number. In Semantics and linguistic theory. journals.linguisticsociety.org. https://doi.org/10.3765/salt.v13i0.2898

Sudana, U., Nurhadi, J., Resmini, N., Wulandari, D., & Andrian. (2025). Perbandingan Fonologi Bahasa Sunda di Kabupaten Pangandaran dan Sukabumi, Jawa Barat: Kajian Dialektologi. Jurnal Onoma : Pendidikan, Bahasa, dan Sastra. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.4793

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Sanata Dharma University Press.

Sumarlina, E., Permana, R., & Darsa, U. (2020). The Role of Sundanese Letters as the One of Identity and Language Preserver. Proceedings of the Proceedings of the 2nd Konferensi BIPA Tahunan by Postgraduate Program of Javanese Literature and Language Education in Collaboration with Association of Indonesian Language and Literature Lecturers, KEBIPAAN, 9 November, 2019, Surakart. https://doi.org/10.4108/eai.9-11-2019.2295037

Suwandi, S. (2024). Wisata Religi Islami; Saya Menjejak Sejarah Spiritualitas Nusantara.

Torchia, C., & Djuhari, L. (2012). Indonesian Slang: Colloquial Indonesian at Work.

Singapore: Tuttle Publishing.

Wiradharma, G., & S, A. T. W. (2016). Metafora dalam Lirik Lagu Dangdut: Kajian Semantik Kognitif. Arkhais - Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra Indonesia, 7(1), 5. https://doi.org/10.21009/ARKHAIS.071.02

Published

2026-07-19

Issue

Section

Articles