Analisis Perluasan Makna Kata Kocak pada Gen-Z: Kajian Semantik
DOI:
https://doi.org/10.12928/mms.v7i1.15586Keywords:
Gen-Z, Kocak, Makna Kontekstual, Perluasan Makna, SemantikAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis perluasan makna kata kocak dalam penggunaan bahasa Gen-Z melalui kajian semantik. Pengumpulan data penelitian dilakukan melalui metode kuesioner yang diberikan kepada responden secara daring dan mereka diminta untuk membuat tuturan yang mengandung kata kocak. Adapun analisis data dilakukan dengan metode agih menggunakan teknik bagi unsur langsung (BUL), serta teknik lanjutan berupa teknik ganti. Secara teoretis, penelitian ini menggunakan pendekatan semantik leksikal, semantik kontekstual, dan analisis komponen makna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kata kocak pada Gen-Z mengalami perluasan makna sesuai konteks tuturan. Berdasarkan klasifikasi makna kontekstual, kata kocak digunakan oleh Gen-Z dalam lima konteks, yaitu kesal, heran, kagum, lucu, dan tidak menyangka. Dari total 40 data, konteks kesal mendominasi dengan 19 data, diikuti heran (8 data), kagum (6 data), lucu (4 data), dan tidak menyangka (3 data). Selain itu, penelitian ini juga menghasilkan temuan bahwa kata kocak tidak memiliki variasi bentuk kata lain dalam penggunaannya. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya khazanah kajian semantik, khususnya pada perluasan makna di kalangan Gen-Z.
References
Abdussamad, Dr. H. Zuchri S.I.K., M. S. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. syakir Media Press.
Anandita, A., Yanuarsih, S., & Letreng, I. W. (2025). Perubahan Kosakata Gen-Z dalam Konten Tiktok sebagai Bentuk Kreativitas Berbahasa di Era Digital. 5(4), 5665–5679. https://dmi-journals.org/deiktis/article/view/2705
Azzahra, F., Mangkurat, U. L., & History, A. (2025). Analisis Campur Kode Bahasa Banjar Dan Bahasa Indonesia Pada Unggahan Mediasosial @Banjarnyaman (Instagram Dan Tiktok). Argopuro: Jurnal Multidisiplin Ilmu Bahasa. 11(5). https://ejournal.cibinstitut.com/index.php/argopuro/article/view/2006
Butar-Butar, C. (2021). SEMANTIK. Umsu Press.
Chaer, A. (1994). Linguistik Umum. Rineka Cipta.
Cruse, A. (2004). Meaning in Language: An Introduction to Semantics and Pragmatics. Oxford University Press.
Dilivia, A. Z., Febriyanto, L., & Ginanjar, B. (2023). Pergeseran Makna Kosakata Flora Dalam Metafora Di Media Sosial Twitter: Kajian Semantik. Linguistik Indonesia, 41(1), 75–88. https://doi.org/10.26499/li.v41i1.418
Ernawati, Y. (2021). Perubahan Makna Kata Bahasa Indonesia di Media Sosial. Silistik, 1(1), 29–39. https://doi.org/10.30862/bisai.v4i2.848
Fadilla, A. S., & Masyarakat, P. (2023). Pengaruh Bahasa Gaul Terhadap Penggunaan Bahasa Indonesia Oleh Mahasiswa. Eunoia: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia. 3(1), 1–9. https://jurnaltarbiyah.uinsu.ac.id/index.php/eunoia/article/view/2527
Fatikhudin, P. (2018). Penamaan Tempat Usaha Berbahasa Asing Di Surabaya :Kajian Semantik Kognitif. BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya 2, 88–99. https://journal2.um.ac.id/index.php/basindo/article/view/241
Hanifah, D. U. (2023). Pentingnya Memahami Makna, Jenis-jenis makna dan Perubahannya. Ihtimam: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab. https://journal.staimsyk.ac.id/index.php/ihtimam/article/view/483
KBBI VI Daring. (2023). Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Khaerunnisa, M. (2024). Pergeseran Makna Kata Anjing Pada Tuturan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Literasi, 8(1). https://jurnal.unigal.ac.id/literasi/article/view/13696
Langoday, Y. R., Mora, O. G., & Nensilianti. (2024). The Vision And Mission Of The 2024 Presidential Candidates. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra. 17(2), 247–264. https://journal.um-surabaya.ac.id/Stilistika/article/view/21977
Masruroh, M. O., Angelita, T., & Ginanjar, B. (2022). Pergeseran Makna Kata Cabut dan Ambyar dalam Bahasa Indonesia. AKSARA: Jurnal Bahasa Dan Sastra, 24(1), 27–39. https://doi.org/10.23960/aksara/v24i1.pp27-39
Nadila, N., Nafira, A., Lidia, H., & Lumban, A. (2025). Pengembangan Media E-Book untuk Materi Morfem Bebas dan Terikat pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya. 3(2). https://journal.aspirasi.or.id/index.php/Semantik/article/view/1710
Ningtyas, A. C., Difanti, N., & Ginanjar, B. (2022). Pergeseran Makna Pada Istilah Penunjuk Fauna Di Media Sosial Twitter: Kajian Semantik. LITERASI: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia Dan Daerah, 12(1), 55–65. https://doi.org/10.23969/literasi.v12i1.4801
Oktaviana, M., Abidin, Z., Arviani, H., & Estetik, K. (2021). Budaya komunikasi virtual di Twitter dan Tiktok : Perluasan makna kata estetik. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial. 5(2), 173–186. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/JICC/article/view/17560
Ramadhani, V. D. (2024). Pengunaan Media Sosial di Kalangan Gen Z. https://kaba12.co.id/pengunaan-media-sosial-di-kalangan-gen-z/
Sapanti, I. R., & Suswandi, I. (2022). Perluasan Makna dan Variasi Kata Anjing Pada Generasi Milenial. Nusa: Jurnal Ilmu Bahasa Dan Sastra, 17(2), 152–163. https://doi.org/10.14710/nusa.17.2.27-38
Sobry, M., & Hadisaputra, P. (2020). Penelitian kualitatif Penelitian kualitatif. In Bandung: PT. Remaja Rosda Karya (Issue c).
Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Sanata Dharma University Press.
Sugiyono, P. D. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R &. D. Alvabeta, Cv.
Suwandi, S. (2011). Semantik: Pengantar Kajian Makna. Media Perkasa.
Wijana, I. D. P. (2019). Pengantar Semantik Bahasa Indonesia (iii). Pustaka Pelajar.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Yuanita Dewi Julianti, Zhang Wuyi, Irwan Suswandi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
License and Copyright Agreement
In submitting the manuscript to the journal, the authors certify that:
- They are authorized by their co-authors to enter into these arrangements.
- The work described has not been formally published before, except in the form of an abstract or as part of a published lecture, review, thesis, or overlay journal.
- That it is not under consideration for publication elsewhere,
- That its publication has been approved by all the author(s) and by the responsible authorities tacitly or explicitly of the institutes where the work has been carried out.
- They secure the right to reproduce any material that has already been published or copyrighted elsewhere.
- They agree to the following license and copyright agreement.
Copyright
Authors who publish with Mimesis agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.









