HUBUNGAN STRES DENGAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI PADA MAHASISWI FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN DI MASA PANDEMI COVID-19 DI YOGYAKARTA

Authors

DOI:

https://doi.org/10.12928/jkpl.v4i1.6359

Keywords:

Stres, menstrual cycle disorders, adolescents, Covid-19 pandemic

Abstract

INTISARI

Latar Belakang: Menurut survei Kesehatan Dasar Indonesia tahun 2013, kejadian ketidakteraturan siklus menstruasi pada wanita usia 10-29 tahun adalah 16,4%. Stres merupakan salah satu faktor risiko terhadap ketidakteraturan siklus menstruasi. Stres biasanya dapat dialami oleh mahasiswa yang biasa disebut sebagai stres akademik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan stres dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan di masa pandemi Covid-19 di Yogyakarta.

Metode: Menggunakan jenis penelitian kuantitatif, rancangan observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian merupakan mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan angkatan 2019, 2020, dan 2021 yang berjumlah 94 mahasiswi diambil menggunakan teknik Proportionate Stratified Random Sampling, menggunakan data primer. Pengukuran tingkat stres dilakukan menggunakan kuesioner PSS-10 (Perceived Stress Scale) dengan 10 item pertanyaan dan pengukuran keteraturan siklus menstruasi menggunakan kuesioner siklus menstruasi. Analisis data menggunakan uji chi-square.

Hasil: Sebanyak 37,2% responden berusia 19 tahun, dan mayoritas tinggal bersama tinggal bersama orangtua/keluarga karena pembelajaran daring, serta latar belakang pendidikan orang tua responden mayoritas lulusan SMA/Sederajat. Hasil chi-square menunjukkan nilai p-value 0,019 artinya ada hubungan antara stres dengan gangguan siklus menstruasi dengan nilai (OR = 3,222; 95% CI = 1,293-8,030) bahwa mahasiswi dengan stres berat memiliki peluang 3,222 kali lebih besar mengalami gangguan siklus menstruasi dibandingkan dengan mahasiswi dengan stres ringan.

Kesimpulan: Ada hubungan antara stres dengan gangguan siklus menstruasi pada mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan di masa pandemi Covid-19 di Yogyakarta.

Kata Kunci: Stres, Gangguan siklus menstruasi, remaja, Pandemi Covid-19

 

 

 

THE RELATIONSHIP OF STRESS AND MENSTRUAL CYCLE DISORDERS IN STUDENTS OF THE FACULTY OF PUBLIC HEALTH AHMAD DAHLAN UNIVERSITY DURING THE COVID-19 PANDEMIC IN YOGYAKARTA

Siti Fatimah, Suci Musvita Ayu

Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Ahmad Dahlan, Yogyakarta

Jalan Prof. Dr. Soepomo, SH, Janturan, Warungboto, Yogyakarta 55164

Email: suci.ayu@ikm.uad.ac.id

 

ABSTRACT

Background: According to the 2013 Indonesian Basic Health survey, the incidence of menstrual cycle irregularities in women aged 10-29 years is 16.4%. Stress is one of the risk factors for menstrual cycle irregularities. Stress can usually be experienced by students which is commonly referred to as academic stress. The purpose of this study was to determine the relationship between stress and menstrual cycle disorders in students of the Faculty of Public Health, Ahmad Dahlan University during the Covid-19 pandemic in Yogyakarta.

Methods: Using quantitative research, observational analytic design with cross sectional approach. The research sample was students of the Faculty of Public Health, Ahmad Dahlan University batch 2019, 2020, and 2021 which were taken by 94 students taken using the Proportionate Stratified Random Sampling technique, using primary data. Measurement of stress levels was carried out using the PSS-10 questionnaire (Perceived Stress Scale) with 10 question items and the measurement of menstrual cycle regularity using a menstrual cycle questionnaire. Data analysis using chi-square test.

Results: A total of 37.2% of respondents were 19 years old, and the majority lived together with their parents/family because of online learning, and the educational background of the respondents' parents was the majority of high school graduates/equivalent. The chi-square results show a p-value of 0.019, which means that there is a relationship between stress and menstrual cycle disorders with a value (OR = 3.222; 95% CI = 1.293-8.030) that female students with severe stress have a 3.222 times greater chance of experiencing menstrual cycle disorders than female students with severe stress. with female students with mild stress.

Conclusion: There is a relationship between stress and menstrual cycle disorders in students of the Faculty of Public Health, Ahmad Dahlan University during the Covid-19 pandemic in Yogyakarta.

Keywords: Stress, menstrual cycle disorders, adolescents, Covid-19 pandemic

Author Biography

Suci Musvita Ayu, Fakultas Kesehatan MasyarakatUniversitas Ahmad Dahlan

Kesehatan Reproduksi

References

WHO, Guidance on ethical considerations in planning and reviewing research studies on sexual and reproductive health in adolescents. Genewa: Genewa: WHO, 2018.

Menkes RI, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2014 Tentang Upaya Kesehatan Anak. Jakarta: Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2014.

BKKBN, Remaja Bonus Demograf. Jakarta: Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, 2017.

K. Syamsu, B-KESPRO. Bandung: Bandung: CV. Media Sains Indonesia, 2021.

Kemenkes RI, Remaja Sehat Penuh Gizi. Jakarta: Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2019.

Irfana, Faktor Determinan Kejadian Menopause. Bandung: Bandung: CV. Media Sains Indonesia, 2021.

SDKI, Survei Demografi dan Kesehatan 2017: Buku Remaja. Jakarta: Jakarta: Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional, 2017.

Y. A. Murti and Suprihatin, Pengenalan Tubuh Perempuan. Jakarta: Jakarta: Universitas Nasional, IWWASH, Global One, 2017.

A. Villasari, Fisiologi Menstruasi. Kediri: Kediri: STRADA PRESS, 2021.

WHO, The Prevalence of menstrual cycle disorders. Genewa: Genewa: WHO, 2012.

I. Fitri, Lebih Dekat Dengan Sistem Reproduksi Wanita. Yogyakarta: Yogyakarta: Gosyen Publishing, 2017.

H.-S. Lim et al., “Fast food consumption alongside socioeconomic status, stress, exercise, and sleep duration are associated with menstrual irregularities in Korean adolescents: Korea National Health and Nutrition Examination Survey 2009-2013,” Asia Pac. J. Clin. Nutr., vol. 27, no. 5, pp. 1146–1154, 2018.

Riskesdas, Riset Kesehatan Dasar 2013. Jakarta: Jakarta: Lembaga Penerbit Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan [LPB], 2013.

D. Susilawati and V. Restia, “Hubungan Obesitas Dan Siklus Menstruasi Dengan Kejadian Infertilitas Pada Pasangan Usia Subur Di Klinik Dr.Hj. Putri Sri Lasmini Spog [K] Periode Januari-Juli Tahun 2017,” J. Kesehat. Mercusuar, vol. 2, no. 1, pp. 1–8, 2019.

G. E. Nam, K. Han, and G. Lee, “Association between sleep duration and menstrual cycle irregularity in Korean female adolescents,” Sleep Med., vol. 35, pp. 62–66, 2017.

M. Yu, K. Han, and G. E. Nam, “The association between mental health problems and menstrual cycle irregularity among adolescent Korean girls,” J. Affect. Disord., vol. 210, pp. 43–48, 2017.

N. Anjarsari and E. P. Sari, “Hubungan Tingkat Stress Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri,” Psychiatry Nurs. J., vol. 2, no. 1, pp. 1–4, 2020.

N. Ozimek, K. Velez, H. Anvari, L. Butler, K. N. Goldman, and N. C. Woitowich, “Impact of Stress on Menstrual Cyclicity During the Covid-19 Pandemic: A Survey Study,” J. Women’s Heal., vol. 00, no. 00, pp. 1–7, 2021.

J. Xiong et al., “Impact of COVID-19 pandemic on mental health in the general population: A systematic review,” J. Affect. Disord., 2020.

M. Barseli, I. Ifdil, and N. Nikmarijal, “Konsep Stres Akademik Siswa,” J. Konseling dan Pendidik., vol. 5, no. 3, p. 143, 2017.

T. Indriani, “Gambaran Stres Akademik Saat Pembelajaran Jarak Jauh [PJJ] Pada Siswa Di Smk Negeri 1 Godean Tahun Pelajaran 2020/2021,” Ristekdik J. Bimbing. dan Konseling, vol. 6, no. 1, p. 1, 2021.

M. Muslim, “Manajemen Stress Pada Masa Pandemi Covid-19,” ESENSI J. Manaj. Bisnis, vol. 23, no. 2, pp. 192–201, 2020.

R. Kartika, “Analisis Faktor Munculnya Gejala Stres Pada Mahasiswa Akibat Pembelajaran Jarak Jauh Di Masa Pandemi Covid-19,” PsyArXiv, pp. 1–11, 2020.

N. B. Argaheni, “Sistematik Review: Dampak Perkuliahan Daring Saat Pandemi COVID-19 Terhadap Mahasiswa Indonesia,” PLACENTUM J. Ilm. Kesehat. dan Apl., vol. 8, no. 2, p. 99, 2020.

Hardani et al., Buku Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Yogyakarta: CV. Pustaka Ilmu Group, 2020.

T. F. F. Lintong, “Tingkat Kecemasan dan Stres Kerja Perawat di Ruang Isolasi RSUD Kota Dumai Pada Masa Pandemi Covid-19,” Skripsi, 2021.

E. Gustina, L. Sofiana, M. S. Ayu, M. Wibowo, and I. D. Wardani, “Violence Determinant on Teenagers in Yogyakarta,” skripsi, 2020.

Waqo, “Hubungan Kelelahan Kerja Dengan Siklus Menstruasi Pada Pekerja Wanita Sektor Formal Di Kabupaten Magelang Tahun 2014,” Univ. Muhammadiyah Magelang, pp. 4–11, 2014.

Y. A. Rias et al., Psikososial Dan Budaya Dalam Keperawatan. Bandung: Bandung: CV. Media Sains Indonesia, 2021.

P. A. Fitria and D. Y. Saputra, “Dampak Pembelajaran Daring Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Semester Awal,” J. Ris. Kesehat. Nas., vol. 04, no. 02, pp. 60–66, 2020.

D. R. Santi and E. T. Pribadi, “Kondisi Gangguan Menstruasi pada Pasien yang Berkunjung di Klinik Pratama UIN Sunan Ampel,” J. Heal. Sci. Prev., vol. 2, no. 1, pp. 14–21, 2018.

Hasanah, Uswatun, Ludiana, Immawati, and L. PH, “Gambaran Psikologis Mahasiswa Dalam Proses Pembelajaran Selama Pandemi Covid-19,” J. Keperawatan Jiwa, vol. 8, no. 3, pp. 299–306, 2020.

W. Rahardjo, N. Qomariyah, I. Mulyani, and I. Andriani, “Social media fatigue pada mahasiswa di masa pandemi COVID-19: Peran neurotisisme, kelebihan informasi, invasion of life, kecemasan, dan jenis kelamin,” J. Psikol. Sos., vol. 19, no. 2, pp. 142–152, 2020.

U. Djunaid and F. Hilamuhu, “Studi Literatur: Hubungan Pola Menstruasi Dan Tingkat Konsumsi Zat Besi Dengan Kejadian Anemia Pada Remaja Putri,” J. Komunitas Kesehat. Masy. [ JKKM], vol. 3, no. 2, 2021.

D. M. Sopha and S. Haeriyah, “Hubungan Tingkat Stress Dan Status Gizi Dengan Ketidakteraturan Siklus Menstruasi Pada Remaja SMK Kesehatan Utama Insani,” Nusant. Hasana J., vol. 1, no. 2, pp. 1–7, 2021.

Z. Maulana and T. Tanjung, “Pengaruh Stres Terhadap Perubahan Siklus Menstruasi pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara Angkatan 2020,” J. Kedokt. Ibnu Nafis, vol. 10, no. 1, pp. 67–71, 2021.

D. Permatasari, Suyami, and R. N. Tyas, “Hubungan Tingkat Stres Dalam Menghadapi Pandemi Covid- 19 Dengan Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Di Dukuh Ngawinan-Tegalsari, Jurangrejo, Karanganom, Klaten,” Proceeding of The URECOL, pp. 857–863, 2021.

H. Haslan and Pattola, “Pengaruh Stress Akibat Belajar dari Rumah [BDR] dan Pola Menstruasi Terhadap Kejadian Anemia Pada Remaja Putri,” Poltekita J. Ilmu Kesehat., vol. 15, no. 3, pp. 244–250, 2021.

A. Islamy and F. Farida, “Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri Tingkat III,” J. Keperawatan Jiwa, vol. 7, no. 1, p. 13, 2019.

D. A. Rezandy, “Efektivitas Mengkonsumsi Buah Kurma Untuk Mencegah Penurunan HemoglobinSaat Menstruasi Pada Remaja Putri Di Pondok Pesantren Raudlatul Qur’an Kota Metro,” skripsi, 2019.

B. Rahma, “Hubungan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dan Stres Terhadap Siklus Menstruasi Pada Remaja Putri SMAN 12 Kota Bekasi,” J. Heal. Sains, vol. 2, no. 4, pp. 432–443, 2021.

Downloads

Published

2023-01-30

Issue

Section

Articles