Dampak Penumpukan Sampah terhadap Kesejahteraan Mental dan Lingkungan (Studi Kasus TPS Pasar Ciwastra Kota Bandung)
DOI:
https://doi.org/10.12928/jkpl.v7i2.15274Keywords:
Waste Accumulation, Mental Well-being, Environmental Concern, Environmental PsychologyAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk memahami dampak penumpukan sampah di TPS Pasar Ciwastra terhadap kesejahteraan mental masyarakat dan kepedulian lingkungan warga di sekitarnya. Pendekatan psikologi lingkungan digunakan untuk menganalisis bagaimana kualitas lingkungan fisik yang kotor, berbau, dan dipenuhi sampah memengaruhi stres, kenyamanan, keterikatan tempat, serta perilaku prososial lingkungan seperti partisipasi dalam menjaga kebersihan. Penelitian menggunakan metode kualitatif melalui observasi lapangan dan wawancara mendalam dengan 12 responden yang terdiri dari pedagang pasar, petugas kebersihan, operator insinerator, tim buser Dinas Lingkungan Hidup, dan warga sekitar yang beraktivitas di Pasar Ciwastra. Data dianalisis secara tematik untuk menggali pengalaman subjektif, tekanan psikologis, mekanisme koping, dan dinamika sosial-ekologis dalam pengelolaan sampah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penumpukan sampah menimbulkan bau menyengat, gangguan estetika, dan rasa tidak nyaman yang berkontribusi pada stres, kecemasan, kelelahan emosional, serta penurunan kualitas tidur dan kenyamanan beraktivitas. Paparan lingkungan yang buruk juga melemahkan keterikatan emosional terhadap tempat, menurunkan rasa memiliki terhadap ruang publik, dan mengurangi motivasi untuk berperilaku pro-lingkungan, terutama ketika warga menilai pengelolaan TPS tidak memadai. Selain itu, ditemukan dilema sosial-ekologis antara kebutuhan penghidupan dan keterbatasan kapasitas pengelolaan sampah, yang memengaruhi kepercayaan terhadap pemerintah dan persepsi kontrol warga. Penelitian ini merekomendasikan strategi terpadu berupa peningkatan frekuensi pengangkutan darurat, penyediaan area penampungan tertutup, pengaturan distribusi sampah, pengawasan rutin, edukasi berkelanjutan mengenai pemilahan dan 3R, serta insentif bagi warga teladan untuk meningkatkan perceived control, kesejahteraan mental, dan kepedulian prososial terhadap lingkungan di sekitar TPS Pasar Ciwastra.
References
A. Tarigan, S. Sagala, A. Samsura, D. Fiisabiilillah, H. Simarmata, and M. Nababan, “Bandung City, Indonesia,” Cities, vol. 50, pp. 100–110, Feb. 2016, doi: 10.1016/j.cities.2015.09.005.
G. W. Saputra, P. Santosa, and J. Adiwisastra, “Implementasi Kebijakan Program Pengelolaan Sampah Di Kota Bandung Provinsi Jawa Barat,” vol. 12, 2026.
A. Asmariadi, “Pengembangan Pariwisata Budaya Di Kota Bandung Dalam Sudut Pandang Implementasi Kerja Sama Pemerintah Dengan Badan Usaha,” novan, vol. 11, no. 02, pp. 109–124, Aug. 2023, doi: 10.35450/jip.v11i02.403.
K. G. Viesyszico, A. Shinta, and A. A. Adib, “Hubungan Antara Sikap dan Perilaku Mengelola Sampah Pada Mahasiswa yang Tinggal di Rumah Pondok di Kabupaten Sleman Yogyakarta,” Jurnal Psikologi, vol. 21, 2025.
I. Irmawartini, S. S. Mulyati, and P. Pujiono, “Pengelolaan Sampah dari Hulu ke Hilir di Kota Bandung,” Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, vol. 22, no. 2, pp. 229–236, Jun. 2023, doi: 10.14710/jkli.22.2.229-236.
Y. Apriani, E. Liquiddanu, and M. Hisjam, “Tinjauan sistematis tentang faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pemilahan sampah rumah tangga,” JPLB, pp. 178–197, Aug. 2025, doi: 10.36813/jplb.9.2.178-197.
P. Nursetyowati, S. Rachmanissa, S. Fairus, and A. Azizi, “Potential reduction of greenhouse gas emissions from waste banks and 3R waste treatment facilities in Bandung City,” IOP Conf. Ser.: Earth Environ. Sci., vol. 1263, no. 1, p. 012021, Nov. 2023, doi: 10.1088/1755-1315/1263/1/012021.
D. P. Putra, Q. A’yun, K. A. Kartika, and R. Aulia, “Pengaruh Keberadaan Tempat Pembuangan Sampah terhadap Kualitas Hidup Warga Permukiman Padat di Pakuncen Kota Yogyakarta,” 2026.
V. Braun and V. Clarke, “Using thematic analysis in psychology,” Qualitative Research in Psychology, vol. 3, no. 2, pp. 77–101, Jan. 2006, doi: 10.1191/1478088706qp063oa.
F. S. Leuwol, Ramdan Yusuf, Eko Wahyudi, and Nunung Suryana Jamin, “Pengaruh Kualitas Lingkungan Terhadap Kesejahteraan Psikologis Individu di Kota Metropolitan,” JMWS, vol. 2, no. 08, Aug. 2023, doi: 10.58812/jmws.v2i08.592.
A. P. Dinanti, “Pengaruh Lingkungan Terhadap Kesehatan Mental Dikalangan Remaja,” Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa, vol. 3, no. 1, 2026.
M. M. Sopian, A. F. Adam, and N. U. Hasanah, “Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Melalui Bank Sampah Mandiri Prajurit di Kelurahan Mandala, Kabupaten Merauke,” PAMARENDA : Public Administration and Government Journal, vol. 5, no. 1, 2025.
E. W. Maryam, Psikologi Sosial Penerapan Dalam Permasalahan Sosial. Umsida Press, 2019. doi: 10.21070/2019/978-602-5914-69-0.
N. A. Subagio, “Literature Review: Dampak Pembakaran Sampah Terbuka Pada Kualitas Udara Dan Kesehatan,” vol. 7, 2026.
Herniwanti, “Konsep Kesehatan Lingkungan,” in Ilmu Kesehatan Masyarakat, 1st ed., GCAINDO, 2022.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sabhina Rigita Wasisto, Hana Afifah, Achmad Faizal , Herlina Agustin

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with International Journal of Environmental Health agree to the following terms: Authors retain the copyright and grant Universitas Ahmad Dahlan right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share (copy and redistribute the material in any medium or format) and adapt (remix, transform, and build upon the material) the work for any purpose, even commercially with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in Universitas Ahmad Dahlan. Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in Universitas Ahmad Dahlan. Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).

