Studi literatur: Efektivitas Fitoremediasi Menggunakan Tanaman Lokal dalam Menyerap Logam Berat Tembaga (Cu) dan Besi (Fe) di Lahan Bekas Tambang Batu Bara

Authors

  • Dina Hayati Putri Ilmu Lingkungan Universitas Mulawarman
  • Alyssa Amanda Utama Mulawarman University
  • Alya Nindityas Utami Ilmu Lingkungan Universitas Mulawarman
  • Dewi Rahmawati Ilmu Lingkungan Universitas Mulawarman

DOI:

https://doi.org/10.12928/jkpl.v7i1.13217

Keywords:

Phytoremediation , Heavy metals, Iron (Fe) , Copper (Cu)

Abstract

Kegiatan pertambangan di Indonesia menjadi sektor yang berkontribusi untuk kebutuhan ekonomi yang produktif. Berdasarkan data dari Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) per akhir 2024 total cadangan batu bara secara nasional sebesar 36,28 miliar ton.  Meski berkontribusi secara ekonomi, aktivitas pertambangan menimbulkan pencemaran lingkungan, terutama air asam tambang yang mengandung logam berat seperti besi (Fe) dan tembaga (Cu). Fitoremediasi menjadi solusi ramah lingkungan dengan memanfaatkan tanaman yang mampu menyerap logam tersebut. Penulisan ini menggunakan metode studi literatur dari jurnal, buku, dan situs web terkait. Berbagai penelitian menunjukkan tanaman fitoremediasi tanaman lokal seperti kultivar puring  (Codiaeum variegatum), ekor kucing (Typha angustifolia),  kayu apu (Pistia stratiotes (L.) dan kiambang (Salvinia molesta Mitchell), purun tikus (Eleocharis dulcis), akar wangi (Chryzophogo nzizaniodes (L.), gumitir (Tagetes erecta L), daun tombak (Sagittaria lancifolia), mawar air (Echinodorus palaefolis). Efektivitas penyerapan kadar logam besi (Fe) tertinggi diperoleh tumbuhan kiambang (Salvinia molesta) dan kayu apu (Pistia stratiotes) dengan efisiensi lebih dari 90%, serta penyerapan kadar logam tembaga (Cu) tertinggi diperoleh tumbuhan Chryzophogon zizanioides (84%). Tanaman ini pertumbuhan nya cukup banyak di Indonesia sehingga kegunaannya dimanfaatkan untuk menurunkan logam berat, meskipun beberapa mengalami stres akibat akumulasi logam. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan terpadu untuk optimalisasi fitoremediasi di lahan pasca tambang.

References

F. Azwari and Triyono, "Fitoremediasi Logam Fe dalam Air Asam Tambang Menggunakan Eceng Gondok (Eichhornia Crassipes)," Buletin LUOPE, vol. 15, no. 2, pp. 42-45, 2019.

K. F. A. K. A. M. I and M. Sumaryono, "kansungan Logam Berat Besi (Fe), Timbal (Pb) dan Mangan (Mn) pada Air Sungai Santan," Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa, vol. 4, no. 1, pp. 49-56, 2018.

H. A, K. N and S. R, A, "Pemanfaatan Thypa angustifolia dan Fungi Mikoriza Arbuskular untuk Fitoremediasi Air Asam Tambang," Jurnal Teknologi Mineral dan Batubara, vol. 17, no. 2, pp. 95-105, 2021.

M. A. D. Permata , A. I. S. purwiyanto and G. Diansyah, "Kandungan logam Berat Cu (Tembaga) dan Pb (Timbal) pada Air dan sedimen di Kawasan Industri teluk Lampung, Provinsi Lampung," Journal of Tropical Marine Science, vol. 1, no. 1, pp. 7-14, 2018.

Kiswanto, Wintah and R. L. N, "Analisis Logam Berat (Mn, Fe, Cd), sianida dan Nitrit pada Air Asam Tambang Batu Bara," Jurnal LITBANG Kota Pekalongan, vol. 18, no. 1, pp. 20-26, 2020.

P. M and F. M, "Fitoremediasi dengan berbagai jenis tumbuhan: Riview," Journal of Global forest and Enviromental Science, vol. 4, no. 1, pp. 12-15, 2024.

P. E. A, S. P, Sumiarsa, Widyarani, B. E. S. B and Sembring, "Fitoremediasi Logam Berat Sistem Lahan Basah terapung Menggunakan Tanaman Akar Wangi (Chryphogon zizaniodes (L.) roberty) sebagai Hiperkumulator," Jurnal Teknologi Lingkungan , vol. 26, no. 1, pp. 114-127, 2025.

K. S. Y, K. K and S. M, "Keragaman Kultivar Puring (Codiaeum varigatum (L.) rumph exc A. Juss) dan Pemanfaatannya di Kampung Tablanusu Distrik Depapre Kabupaten Jayapura Papua," Jurnal Novaeguinea, vol. 15, no. 1, pp. 272-281, 2024.

D. D, P. P, N. A. E, S. A, I. K and K. O. F, "Eksplorasi dan identifikasi Purun Danau (Lepironia articulata) lokal sebagai adsorben alami pada iklim tropika lembab di Kalimantan Timur (Exploration and identification of local Purun Danau (Lepironia articulata) as a natural adsorbent in a humid tropica," Jurnal Agroteknologi, vol. 13, no. 1, pp. 9-16, 2022.

F. N. H, A. C, R. D, S. A, H. R, R. P.D. S, R. V, F. B, R. A. B and I. R, "Potensi beberapa kultivar puring (Codiaeum variegatum) sebagai fitoremediasi pada tanah tercemar logam berat tembaga (Cu)," Jurnal Pendidikan Biologi dan Sains, vol. 4, no. 2, pp. 292-302, 2021.

Irmayani, F. S. P and K. I, "Strategi Design Lanskap Typha Latifolia Berbasis Fitoremediasi Terhadap Recovery Lahan Lumpur Lapindo dan Eko-Wisata Sidoarjo.," RESEARCH ARTICLE, vol. 10, no. 1, pp. 35-43, 2022.

R. Ibrahim, A. Zubair, M. Selintung and A. R. Dwirachma, "Phytoremediation of Fe and Mn Metal in acid Mine Drainage Using thypa Angustifolia," The 3rd EPI International Conference on science and Engineering , vol. 1, no. 1, pp. 899-1757, 2019.

D. Putri and Juswardi , "Efektivitas kombinasi Pistia stratiotes L. dan Salvinia molesta Mitchell dalam Fitoremediasi Air Asam Tambang Batubara," Sriwijaya Bioscientia, vol. 4, no. 1, pp. 32-37, 2023.

K. M, M. A. D and P. R. S, "Analisis Perbedaan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes) sebagai fitoremediasi Merkuri (Hg) pada Air.," Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan , vol. 9, no. 3, pp. 105-110, 2018.

P. R. N, Z. B and Purwono, "Pengaruh Luas Penutupan Kiambang (Salvinia molesta) Terhadap penurunan COD, Amonia, Nitrit, dan Nitrat pada Limbah Cair Domestik (Grey water) Dengan Sistem Kontinyu.," Jurnal Teknik Kimia, vol. 5, no. 4, pp. 1-10, 2016.

S. N. Wulan , T. Apriadi and W. R. Melani, "Studi Fitoremediasi serapan Besi (Fe) dari Kolam Bekas Tambang Bauksit Menggunakan Purun (Eleocharis sp.)," LIMNOTEK Perairan Darat Tropis dii Inonesia , vol. 27, no. 2, pp. 67-78, 2020.

Juswardi, H. Aulia , N. Tanzerina, E. Junaidi and S. Triwardana, "Effectiveness of Waterchestnut (Eleocharis dulcis(Burm.f.) Trin. ex Henschel) in Phytoremediation of Coal Mine Acid Drainage in Constructed Wetlands," International Journal of Scientific Development and Research (IJSDR), vol. 8, no. 6, pp. 1768-1772, 2023.

T. M. D and W. F.K , "Pertumbuhan Tanaman Akar Wangi (Vetiver zizaniodes L.) di Tanah Salin dengan perlakuan Aam Salisilat dan Funi Mikoriza Arbuskular," Jurnal UMSU, vol. 22, no. 3, pp. 167-171, 2020.

L. N. D and P. N, R, "Potensi Tanaman Rami (Boehmeria nivea) untuk Fitoremediasi tanah tercemar tembaga," Jurnal tanah dan Sumberdaya Lahan, vol. 7, no. 2, pp. 291-297, 2020.

I. M. Siaka, A. G. S. I. Wijayanthi and O. Ratnayani, "Fitoremediasi tanah Tercemar Logam Berat Tembaga (Cu) dengan Tanaman Gumitir (Tagetes erecta)," Jurnal Kimia , vol. 18, no. 1, pp. 41-50, 2024.

A. F. M. Afifuddin and R. Irwanto , "Estimating The Ability of Lanceleaf Arrowhead (Sagittaria lancifolia) in Phytoremedition of Heavy Metal Copper," BERKALA SAINSTEK, vol. 9, no. 3, pp. 125-130, 2021.

A. F. M. Afifudin and I. Rony, "Translocation Mechanisme of Lanceleaf Arrowhead (sagittaria lancifolia) on copper (Cu) and Phytoremediation Ability," Enviroment Asia , vol. 15, no. 3, pp. 84-94, 2022.

C. Pratiwi, F. Kriswardana and I. R. E. Wardoyo, "efektivitas Pistia stratiotes L. dan Echinodorus palaefolius dalam penyerapan Ferrum (Fe) dalam Air Sumur Menggunakan Metode Fitoremediasi," GEMA Lingkungan Kesehatan, vol. 20, no. 2, pp. 124-132, 2022.

K. K. F. A and M. Sumaryono, "Kandungan Logam Berat Besi (Fe), Timbal (Pb) dan Mangan (Mn) pada Air Sungai Santan," Jurnal Penelitian Ekosistem Dipterokarpa, vol. 4, no. 1, pp. 49-56, 2018.

M. Khasanah, A. D. Moelyaningrum and R. S. Pujiati, "Analisis Perbedaan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes) sebagai fitoremediasiMerkuri (Hg) pada air," Sanitasi: Jurnal Kesehatan Lingkungan , vol. 9, no. 3, pp. 105-110, 2018.

N. D. Lestari and N. R. Pratama, "Potensi Tanaman Rami (Boehmeria nivea) untuk Fitoremediasi Tanah Tercemar Tembaga," Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan , vol. 7, no. 2, pp. 291-297, 2020.

Downloads

Published

2026-03-13

Issue

Section

Articles