PENGENDALIAN ULAT GRAYAK BAWANG MERAH (S. exigua) MENGGUNAKAN EKSTRAK METANOL 70% DAUN PEPAYA (Carica papaya) DAN EKSTRAK ETANOL 70% UMBI GADUNG (Dioscorea hispida)

Ratna Nengsih

Abstract


S. exigua  merupakan hama utama pada pertanian bawang merah dan pengendaliannya masih banyak menggunakan insektisida sintetik. Penelitian ini yaitu mengenai pengendalian ulat S. exigua secara alami menggunakan ekstrak metanol 70% daun pepaya dan esktrak etanol 70% umbi gadung. Tujuan dari penelitian ini yaitu menentukan waktu tercepat menimbulkan infeksi terhadap larva S. exigua dan jumlah tertinggi larva S. exigua yang terinfeksi, menentukan waktu tercepat menimbulkan mortal terhadap larva S. exigua dan menentukan jumlah tertinggi larva S. exigua yang mortal, dan mengetahui efektivitas inesktisida ekstrak. Digunakan larva S. exigua pada instar 3 yang selanjutnya diberi pakan daun bawang merah segar yang sebelumnya telah disemprot menggunakan ekstrak daun pepaya dan ekstrak umbi gadung pada beberapa level konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan waktu tercepat menimbulkan infeksi terhadap larva S. exigua pada penggunaan ekstrak daun pepaya dicapai pada 30 menit sta dan jumlah larva S. exigua tertinggi yaitu sebanyak 46.67% pada konsentrasi 1.2% pada pengamatan 24 jam sta, sedangkan waktu tercepat menimbulkan infeksi pada penggunaan ekstrak umbi gadung dicapai pada 60 menit sta dan jumlah larva S. exigua tertinggi yaitu sebanyak 50% pada konsentrasi 1.2% pada 24 jam sta. Waktu tercepat menimbulkan mortal pada penggunaan ekstrak daun pepaya dicapai pada 24 jam sta dan jumlah larva S. exigua yang mortal tertinggi sebanyak 6.67% pada konsentrasi 1.2% pada pengamatan 24 jam sta, dan waktu tercepat menimbulkan mortal pada  penggunaan ekstrak daun pepaya dicapai pada 24 jam sta dan jumlah larva S. exigua yang mortal tertinggi sebanyak 6.67% pada konsentrasi 1.2% pada pengamatan 24 jam sta. Nilai efektivitas dari ekstrak daun pepaya pada konsentrasi 1.0% yaitu 3.33% dan pada konsentrasi 1.2% yaitu 6.67%, sedangkan nilai efektivitas pada ekstrak umbi gadung pada konsentrasi 1.2% yaitu 6.67%.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Lisensi Creative Commons
Ciptaan disebarluaskan di bawah Lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa 4.0 Internasional.