http://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/issue/feed Ahmad Dahlan Legal Perspective 2026-07-21T08:08:06+00:00 Muhammad Habibi Miftkahul Marwa, S.HI., M.H. habibi.marwa@law.uad.ac.id Open Journal Systems <div> </div> <table class="data" style="width: 97.5148%;" width="100%" bgcolor="#f0f0f0"> <tbody> <tr> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">Journal title</td> <td style="width: 58.4479%;" width="60%"><strong>Ahmad Dahlan Legal Perspective</strong></td> <td style="width: 20%;" rowspan="9" valign="top" width="20%"><img src="http://journal2.uad.ac.id/public/journals/54/journalThumbnail_en_US.png" alt="" width="110" /></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">Initials</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><strong>ADLP</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">Abbreviation</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><strong><em>Amd. Dhl. Leg. Per</em></strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">Frequency</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><strong>2 issues per year | March - September</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">DOI</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><strong>Prefix <a href="http://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/index" target="_blank" rel="noopener">10.12928 </a></strong><a href="http://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/index" target="_blank" rel="noopener">by <strong>Crossref</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">E-ISSN</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20210528192091732" target="_blank" rel="noopener"><strong>2797-3123</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">Editor-in-chief</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><a href="https://www.scopus.com/authid/detail.uri?authorId=58509566600" target="_blank" rel="noopener"><strong>Muhammad Habibi Miftakhul Marwa</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">Publisher</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><a href="https://uad.ac.id/en/"><strong>Universitas Ahmad Dahlan</strong></a></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 21.5521%;" width="20%">Citation Analysis</td> <td style="width: 58.4479%;" width="80%"><a href="https://sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals/profile/11383"><strong>Sinta </strong></a>I<a href="https://scholar.google.com/citations?hl=id&amp;user=9zRn96sAAAAJ&amp;scilu=&amp;scisig=AMD79ooAAAAAYffoRwStFovlwLG0QKm8sG_xa_L9WMxf&amp;gmla=AJsN-F7y5trhkEkHU8AkhecJluy8ODLMZ2Y646G8u-sg82Nn2kXUnVM1hgmsV4WTvghCRp_bhzspjb4gbrfdt3W0qZDIf1jcX9gWgoFwiAvMlbb-hNf26zasX0fxXJ3lFZG10tutfHKK&amp;sciund=5870303133059704935" target="_blank" rel="noopener"><strong> Google Scholar</strong></a> | <a href="https://app.dimensions.ai/analytics/publication/overview/timeline?and_facet_source_title=jour.1425210&amp;local:indicator-y1=citation-per-year-publications" target="_blank" rel="noopener"><strong>Dimensions</strong></a></td> </tr> </tbody> </table> <p><strong>Ahmad Dahlan Legal Perspective</strong> is a peer-reviewed journal published by Universitas Ahmad Dahlan. This journal was published biannually in March and September. ADLP offers instantaneous open access to its content to make research easily available to the public. The aim of this journal is to offer a venue for academicians, researchers, and practitioners for publishing their original research articles or review articles. The scope of the articles published in this journal deals with a broad range of topics in the fields of law that specialized in interconnection studies. Thus, the articles not only dealing in the legal studies but interconnect it with another sciences to generate new perspective.</p> <p>If the submitted manuscript does not adhere to the guidelines or uses a different format, it will be rejected before being reviewed by the Editorial Board. The Editor will only accept a manuscript that adheres to the formatting specifications. All submissions must be made through the ADLP OJS system. We accept absolutely no submissions via email. The Editor makes no LoA. LoA is issued solely in the form of an accepted paper notification.</p> http://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/article/view/13195 Optimalisasi Pembentukan Produk Hukum Desa Guna Mewujudkan Kemandirian Desa di Kabupaten Sumenep 2026-02-08T06:29:47+00:00 Helmy Boemiya helmy.boemiya@trunojoyo.ac.id Ida Wahyuliana helmy.boemiya@trunojoyo.ac.id Taufiqur Rohman helmy.boemiya@trunojoyo.ac.id Nuru Huda helmy.boemiya@trunojoyo.ac.id <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="66%"> <p> Produk hukum desa merupakan kumpulan dari peraturan yang diberlakukan untuk desa seperti peraturan desa, peraturan kepala desa, peraturan bersama kepala desa, dan peraturan BPD. Desa diberikan hak otonomi desa, khusus dalam rangka desa dapat memutuskan kebijakan yang berdasarkan kebutuhan dan asas-asas yang berlaku. Namun, terkadang masih tidak optimal dalam menggunakan hak otonomi dalam membuat produk hukum desa sehingga peraturan yang dibuat tidak sesuai dengan tujuan dan bahkan tidak mempunyai timbal balik terhadap masyarakat desa. Tujuan Penelitian ini adalah membantu desa dalam mengoptimalkan pembentukan produk hukum desa melalui pendampingan akademisi dan masyarakat yang partisipatif agar efektif dan efisien. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah sosiologis empiris dengan teknik observasi dan wawancara untuk menemukan data- data valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui proses pembentukan produk hukum desa di Kabupaten Sumenep mulai dari tahap-tahap pembentukan hingga diundangkan. Selanjutnya, menemukan upaya-upaya yang dilakukan pemerintah desa dalam mengoptimalkan pembentukan produk hukum desa di kabupaten sumenep sehingga dapat di jadikan contoh oleh desa yang berada di daerah lainnya. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemerintahan desa dapat menggunakan hak otonomi dengan optimal terutama dalam membuat produk hukum desa sesuai dengan kebutuhan dan berdasarkan asas-asas yang telah di tentukan dalam peraturan perundang-undangan guna mewujudkan kemandirian desa.</p> </td> </tr> </tbody> </table> 2026-03-06T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Helmy Boemiya, Ida Wahyuliana, Taufiqur Rohman, Nuru Huda http://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/article/view/16015 Keadilan Prosedural dalam Sengketa Murabahah Berbasis E-Court: Analisis Putusan Niet Ontvankelijk No. 1000/Pdt.G/2024/PA.Palu 2026-04-21T02:24:36+00:00 Amirah Achmad Mussa’ad mussaadamirah736@gmail.com Sitti Aisya sittiaisya@uindatokarama.ac.id Nadia nadia@uindatokarama.ac.id <table width="100%"> <tbody> <tr> <td width="62%"> <p>Kepatuhan prosedural dalam sistem <em>e-court</em> menjadi isu krusial ketika kegagalan memenuhi tahapan beracara elektronik berujung pada putusan <em>Niet Ontvankelijk</em> (NO) tanpa pemeriksaan pokok perkara. Penelitian ini mengkaji pertimbangan hakim dalam Putusan Pengadilan Agama Palu Nomor 1000/Pdt.G/2024/PA.Pal dan implikasinya terhadap prinsip <em>equality of arms</em> serta <em>audi et alteram partem </em>dalam sengketa pembiayaan murabahah. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan kasus (<em>case approach</em>) dan perundang-undangan (<em>statute approach</em>) untuk menganalisis <em>ratio decidendi</em> putusan berdasarkan data primer (putusan pengadilan dan peraturan perundang-undangan) dan data sekunder (literatur hukum). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alasan utama putusan NO adalah cacat formil gugatan berupa kurang pihak <em>(plurium litis consortium)</em> karena tidak dilibatkannya Badan Pertanahan Nasional sebagai pihak yang berkaitan langsung dengan objek sengketa. Sementara itu, kegagalan penggugat mengunggah replik sesuai jadwal e-litigasi tidak berdiri sebagai alasan tunggal NO, tetapi memperkuat pertimbangan prosedural karena mengakibatkan tergugat kehilangan kesempatan mengajukan duplik. Temuan ini menegaskan bahwa dalam <em>e-court</em>, kepatuhan prosedural bukan sekadar tertib administrasi, melainkan instrumen untuk menjaga keseimbangan hak para pihak.</p> </td> </tr> </tbody> </table> <p> </p> 2026-05-30T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Amirah Achmad Mussa’ad, Sitti Aisya, Nadia http://journal2.uad.ac.id/index.php/adlp/article/view/15823 Konstruksi Hukum Aset Pihak Ketiga sebagai Boedel Pailit dalam Skema Triangulasi Utang-Piutang (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 179 K/Pdt.Sus-Pailit/2020) 2026-07-21T08:08:06+00:00 Melki T. Tunggati melkitunggati@gmail.com Arif Mahfudin Ibrahim arifibrahim19@gmail.com Sri Wahyuni S. Moha sriwahyunismoha155@gmail.com Sri Olawaty Suaib sriolawati86@gmail.com <p>Penelitian ini mengkaji konstruksi hukum actio pauliana terhadap aset milik pihak ketiga yang dialihkan sebagai pembayaran utang debitor pailit dalam periode kritis satu tahun sebelum putusan pailit dijatuhkan, isu yang belum banyak dibedah dalam penelitian terdahulu yang umumnya berfokus pada pengalihan aset langsung debitor-kreditor atau perlindungan pembeli beritikad baik. Penelitian ini bertujuan menjawab dua rumusan masalah, yaitu bagaimana konstruksi hukum pengalihan aset pihak ketiga sebagai pembayaran utang debitor pailit dalam kerangka actio pauliana, dan bagaimana bentuk perlindungan hukum terhadap kreditor konkuren atas pengalihan tersebut, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Nomor 179 K/Pdt.Sus-Pailit/2020. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual dengan analisis preskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa Mahkamah Agung menerapkan prinsip substance over form untuk mengategorikan aset pihak ketiga sebagai bagian boedel pailit berdasarkan teori tanggungan umum, sekaligus mencerminkan rasionalitas disgorging unjust enrichment guna mencegah keuntungan tidak adil bagi kreditor penerima. Namun, penerapan substance over form perlu dibatasi pada kriteria kumulatif tertentu karena tidak berbasis norma perdata eksplisit, dan ratio decidendi Mahkamah Agung masih menyisakan kelemahan elaboratif sehingga kepastian hukum yang terbentuk bersifat retrospektif. Penelitian ini berkontribusi memperluas cakupan actio pauliana terhadap skema triangulasi utang-piutang dalam hukum kepailitan Indonesia.<br />Kata Kunci: Actio Pauliana; Kreditor Konkuren; Pengalihan Aset Pihak Ketiga; Kepailitan; Konstruksi Hukum.</p> 2026-07-26T00:00:00+00:00 Copyright (c) 2026 Melki T. Tunggati, Arif Mahfudin Ibrahim, Sri Wahyuni S. Moha, Sri Olawaty Suaib